Perbedaan Miom dan Kista yang Perlu Diwaspadai
YOGYAKARTA - Perbedaan miom dan kista umumnya dapat kita ketahui dari bentuk dan letaknya. Miom adalah pertumbuhan sel yang sifatnya jinak dari otot dinding rahim, adapun kista adalah benjolan yang bisa tumbuh di hampir seluruh bagian tubuh, salah satunya ovarium.
Hal inilah yang menjadikan sebagian besar orang sulit membedakan antara miom dan kista, terlebih jika kista tumbuh di ovarium. Berbeda dengan miom yang biasanya padat, kista lebih mirip kantung yang berisi darah, nanah, udara, atau jaringan tubuh.
Perbedaan Miom dan Kista Berdasarkan Penyebabnya
Dilansir dari Healthy, penyebab munculnya miom dan kista belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang menderita kedua kondisi tersebut, yaitu:
Hormon
Hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi secara berlebihan di dalam ovarium bisa memicu pertumbuhan miom. Sementara itu, kista pada ovarium, misalnya pada penyakit PCOS, lebih berisiko terjadi pada wanita yang memiliki kadar hormon androgen tinggi.
Genetik
Faktor genetik atau keturunan juga berpengaruh dalam munculnya miom atau kista. Dengan demikian, Anda berpotensi mengalami miom atau kista, jika mempunyai saudara kandung, ibu, nenek, atau anggota keluarga sedarah lain yang memiliki riwayat penyakit miom atau kista.
Usia menstruasi pertama terlalu dini
Terbentuknya miom juga memiliki kaitan dengan usia saat menstruasi pertama pada wanita. Beberapa studi menyimpulkan bahwa wanita yang mengalami menstruasi terlalu dini atau sebelum usia 10 tahun, berisiko lebih tinggi untuk mengalami miom.
Miom atau kista biasanya tidak berbahaya, namun kondisi ini terkadang dapat menyebabkan keluhan yang mengganggu. Dalam kasus tertentu, kista juga dapat menimbulkan masalah kesehatan lain, antara lain infeksi, peradangan, atau gangguan fungsi organ di tempat kista tersebut muncul.
Baca juga:
Perbedaan Miom dan Kista Berdasarkan Gejalanya
Pertumbuhan miom dan kista sering kali tidak memperlihatkan gejala, terlebih jika ukurannya kecil atau jumlahnya sedikit. Gejala miom biasanya tergantung pada lokasi munculnya kista atau miom, ukurannya, serta jumlah miom yang terbentuk.
Namun, untuk kasus tertentu, kemunculan miom dapat ditandai dengan perdarahan dari vagina, nyeri perut, nyeri panggul, sakit saat berhubungan seksual atau menstruasi, dan sering buang air kecil. Terkadang, miom juga dapat menyebabkan wanita sulit hamil.
Gejala kista juga bisa sangat beragam, tergantung lokasi dari tempat munculnya kista. Sama seperti miom, kista umumnya bersifat jinak dan tidak selalu menimbulkan gejala yang khas. Namun, kista terkadang bisa menyebabkan gejala tertentu, misalnya nyeri atau benjolan di tempat kista tersebut tumbuh.
Oleh sebab itu, untuk memastikan apakah Anda mengalami miom atau kista, Anda harus menjalani pemeriksaan ke dokter.
Pengobatan Miom dan Kista
Setelah terdiagnosis mengalami miom atau kista, dokter dapat melakukan beberapa penanganan.
Untuk miom dan kista yang memiliki ukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala, dokter umumnya hanya akan melakukan pemantauan dan meminta Anda untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin (watchful waiting) sambil menjaga pola hidup yang sehat, misalnya menghindari makanan tertentu.
Namun, jika sudah muncul gejala yang berat atau menimbulkan masalah kesehatan tertentu, misalnya anemia karena sering terjadi perdarahan dari vagina, nyeri, atau sulit hamil, dokter mungkin akan melakukan penanganan untuk mengatasi miom atau kista yang Anda alami.
Untuk membersihkan miom, dokter akan memberikan obat-obatan, contohnya pil KB. Jika miom bertambah besar atau semakin banyak, dokter mungkin akan menyarankan operasi pengangkatan miom. Sementara itu, penanganan kista biasanya hanya dapat dilakukan dengan pembedahan atau operasi.
Miom dan kista merupakan dua kondisi yang berbeda, namun gejalanya terkadang bisa mirip dan umumnya bersifat jinak. Meski demikian, kondisi tersebut sebaiknya jangan dianggap remeh karena berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lain.
Demikianlah ulasan tentang perbedaan miom dan kista serta penanganannya. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.