Existential Jadi Kata Penuh Makna yang Mewakili Tahun 2019

JAKARTA - Setiap tahunnya, kamus digital Dictionary.com mengumumkan satu kata tertentu dan memiliki makna yang mendalam untuk mendeskripsikan keseluruhan tahun 2019. Kata yang terpilih untuk tahun ini adalah Existential atau eksistensi dalam kamus bahasa Indonesia. 

Dilansir dari situs Dictionary.com, pemilihan kata Existential sebagai kata tahun ini, karena terinspirasi dari karakter animasi Forky dalam film Toy Story 4. Forky sendiri merupakan mainan yang dibuat oleh Bonnie dari barang-barang daur ulang seperti garpu, mata mainan palsu, dan sisa-sisa kain flanel. 

Eksistensi Forky pun dipertanyakan, sebab dirinya tak seperti mainan pada umumnya. 'I'm trash!' (Saya hanyalah sampah)," begitu dialog Forky sepanjang film Toy Story bergulir. 

"Hal yang diungkapkan Forky adalah dilema dari sebuah tema luas. Secara krisis tidak hanya merefleksikan apa yang ada dalam budaya dan berita, sepanjang tahun ini. Kata-kata eksistensi menjelaskan dari makna keberadaan yang sangat luas, mulai dari hal demokratis sampai peristiwa semacam kejadian terorisme," tulis Dictionary.com, Selasa, 3 Desember.

Kata Existential dipercaya mencakup semua aspek tersebut dan menjadi bagian dalam kehidupan setiap orang. Existential juga menginspirasi orang-orang untuk menanyaan diri sendiri tentang siapa dan apa yang akan menjadi tujuan kita. Ketika kita sudah bisa menjawab, kita bisa menentukan tempat terbaik untuk kita mewujudkannya.

>

Dalam kamus kata Existential memiliki dua makna berbeda, yang pertama berhubungan dengan eksistensi atau keberadaan itu sendiri. Kemudian Existential adalah rasa peduli dari kehadiran manusia sebagai sosok individu untuk memilih suatu hal.

Sutradara Toy Story 4, Josh Cooley sendiri menceritakan tentang dibuatnya tokoh Forky. Menurut Cooley, kehadiran Forky membangun pertanyaan tentang apa tujuan seseorang dalam hidup yang mereka jalani. 

“Meneliti apa artinya hidup melalui mata yang tajam dari alat sekali pakai, yang digunakan untuk sup, salad, atau mungkin cabai, membuat kita mempertanyakan tujuan kita tentang apa yang kita pikirkan tentang kita dan seperti apa kita. Makanan hanyalah metafora, tetapi perjalanan Forky adalah perjalanan kita, dan dia mengingatkan kita untuk tidak membuang diri," ungkap Josh Cooley pada laman Dictionary.com.

Ada banyak perjalanan dari terpilihnya kata Existential yang berkaitan dengan isu-isu dunia seperti isu brexit, perubahan iklim, teknologi, kebakaran Notre Dame, dan masih banyak lagi. Semua ini diawali dengan proses karakter Forky berjalan. 

Sepanjang Toy Story 4, sosok Forky mencoba mencari apa yang hilang dan apa yang menjadi daya positifnya. Forky mencoba merangkul dirinya sebagai sebuah mainan yang berharga, bukan sampah yang tidak berguna. Ternyata tokoh kartun juga bisa memberi inspirasi yang besar ya.