Hilangkan Bau di RDF Cilincing, Masyarakat Diminta Langsung Pilah Sampah Organik dan Anorganik dari Rumah Tangga

JAKARTA - Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menyatakan penyebab timbulnya bau tak sedap di Refuse Derived Fuel (RDF) 3R Rorotan Cilincing karena tercampurnya sampah organik dengan anorganik.

"Biar tidak bau, harus dipilah. Sampah kita dari rumah tangga itu harus dipilah. Kalau sampah anorganik doang yang ke RDF, saya yakin tidak akan ada bau."

"Kalau kecampur dengan organik, sehari saja pasti akan bau," ujar Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edi Mulyanto, Sabtu, 24 Januari 2026.

Edi mengimbau masyarakat khususnya di Jakarta Utara agar dapat memisahkannya terlebih dahulu jenis sampah rumah tangga yang ingin dibuang, jangan langsung dicampur jadi satu.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan saat ini pihaknya lebih banyak menemukan sampah anorganik di wilayah Jakarta Utara dibandingkan sampah organiknya.

"Dulu sebelum pandemi Covid-19, sampah organiknya lebih banyak, tetapi setelah pandemi Covid-19 malah kebanyakan sampah yang anorganik," katanya.

Sampah organik yang sebelumnya mencapai 60 persen, setelah pandemi justru menurun menjadi 40 persen.

"Sekarang apa-apa 'kan pesan lewat online, pakai kemasan. Paling isinya makanannya kecil. Jadi, sekarang di Jakarta Utara sampah anorganiknya lebih banyak sekitar 51 persen dan organiknya 49 persen," ujarnya.

Edi juga memberikan solusi terkait pengolahan sampah melalui bank sampah yang ada. Untuk residunya dari anorganik, akan didorong ke pabrik RDF yang ada di Rorotan Cilincing untuk pengganti batu bara.