Tiga Suplemen yang Tidak Boleh Diminum di Pagi Hari
JAKARTA - Banyak orang yang beranggapan bahwa mengonsumsi vitamin atau suplemen bisa dilakukan kapan saja. Padahal, terdapat beberapa suplemen yang disarankan untuk tidak dikonsumsi pada pagi hari.
Hal tersebut karena suplemen tertentu tidak dapat terserap dengan baik oleh tubuh jika dikonsumsi saat perut kosong atau bersamaan dengan minum kopi di pagi hari. Adapun beberapa suplemen tersebut adalah sebagai berikut.
1. Zat besi
Konsumsi suplemen zat besi sebaiknya tidak dilakukan di pagi hari dalam kondisi perut kosong. Tindakan ini bisa memicu gejala pencernaan seperti mual dan muntah.
Selain itu, menu sarapan yang sudah mengandung banyak zat besi sebaiknya tidak dipadukan dengan konsumsi suplemen zat ebsi karena bisa menyebabkan sembelit. Begitu juga jika minum kopi di pagi hari sebaiknya tidak dengan mengonsumsi suplemen zat besi juga.
“Ada senyawa polifenol yang ditemukan dalam kopi yang disebut asam klorogenik, yang cenderung mengikat zat besi selama pencernaan, sehingga lebih sulit bagi tubuh untuk menyerap mineral ini,” kata ahli gizi, Cheryl Mussatto, dikutip dari Good Housekeeping, pada Jumat, 23 Januari 2026.
2. Vitamin A
Vitamin A juga termasuk suplemen yang tidak dianjurkan dikonsumsi pada pagi hari, terutama jika tanpa konsumsi pangan yang mengandung lemak. Hal ini bisa menyebabkan Anda kehilangan beberapa manfaat dari vitamin tersebut.
Baca juga:
Tanpa asupan lemak, vitamin A tidak dapat diserap tubuh dengan sempurna. Vitamin A merupakan kelompok vitamin lemak larut yang penting untuk penglihatan dan punya sifat antioksidan yang sangat baik untuk mencegah peradangan pada tubuh.
3. Magnesium
Suplemen lainnya yang tidak boleh dikonsumsi pagi hari adalah magnesium, khususnya magnesium glisinat yang dapat membantu tidur. Idealnya, konsumsi suplemen magnesium dilakukan di malam hari karena membantu tidur nyenyak.
Studi di tahun 2024 juga melaporkan bahwa magnesium membantu mengatur asam gamma-aminobutirat atau GABA yang menenangkan sistem saraf dan membuat otot rileks, sehingga tidur lebih nyaman dan berkualitas.