CATL Rilis Tianxing II, Baterai Ion Natrium Produksi Massal Pertama untuk Cuaca Ekstrem
JAKARTA - Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), raksasa manufaktur baterai dunia, resmi meluncurkan seri baterai kendaraan komersial ringan Tianxing II. Salah satu sorotan utamanya adalah versi suhu rendah yang menjadi baterai ion natrium pertama di industri yang diproduksi secara massal.
Melansir Carnewschina, Jumat, 23 Januari, varian ion natrium ini membawa kapasitas 45 kWh dengan kepadatan energi 175Wh/kg serta usia pakai siklus yang diklaim melampaui 10.000 siklus. CATL juga menyebut baterai tersebut sebagai yang pertama di dunia yang memperoleh sertifikasi berdasarkan standar nasional terbaru GB 38031-2025.
Baterai tersebut dirancang untuk menjadi sumber tenaga van kecil/mikro serta truk ringan. Keunggulan utama baterai ion natrium ini terletak pada performanya di cuaca dingin, yang selama ini menjadi tantangan besar bagi kendaraan listrik komersial.
Pada suhu ekstrem -40 derajat celcius, baterai diklaim masih mampu mempertahankan 90 persen kapasitas yang bisa digunakan. Lebih lanjut, sistemnya memungkinkan pengisian daya langsung meskipun baterai membeku pada -30 derajat celcius, sehingga dapat mengurangi hambatan operasional kendaraan komersial di wilayah bersuhu rendah.
CATL juga menekankan faktor ekonomi dari teknologi ini, natrium disebut lebih dari 1.000 kali lebih melimpah di kerak bumi dibanding litium, sementara biaya ekstraksinya hanya sekitar 1/20 litium. Dengan basis material yang lebih murah dan lebih melimpah, CATL memproyeksikan teknologi ion natrium dapat menjadi jalan untuk menekan biaya baterai sekaligus meningkatkan kelayakan ekonomi kendaraan listrik komersial ringan dalam jangka panjang.
Baca juga:
Selain versi ion natrium suhu rendah, seri Tianxing II turut mencakup tiga varian lain berbasis ion litium. Pertama, Versi Pengisian Cepat yang diklaim mampu mengisi dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam 18 menit.
Pada kendaraan listrik standar dengan baterai 100 kWh, sekali pengisian cepat dapat menambah jarak tempuh sekitar 150 kilometer. Kedua, Versi Jarak Jauh yang disebut mencetak rekor baru untuk segmen kendaraan komersial ringan, dengan kapasitas paket tunggal 253 kWh dan jangkauan maksimum hingga 800 km.
Varian ini ditujukan untuk kebutuhan logistik jarak jauh antar kota. Jika dipadukan dengan arsitektur paket Taishan CATL, bobot kendaraan diklaim bisa berkurang sekitar 260 kg dibanding baterai berkapasitas setara, sehingga muatan efektif meningkat dan konsumsi energi lebih efisien.
Terakhir, ada Versi Pengisian Cepat Suhu Tinggi yang difokuskan untuk pengiriman jarak pendek dan kebutuhan kendaraan pribadi, khususnya di wilayah selatan beriklim panas. Baterai ini mengusung sistem manajemen termal pendingin cair yang disesuaikan, untuk menjaga performa pengisian cepat sekaligus mempertahankan usia baterai di lingkungan bersuhu tinggi.
CATL menilai varian ini cocok untuk skenario komersial ringan dengan pola jarak pendek dan frekuensi tinggi, seperti pengiriman supermarket dan distribusi komunitas. Sebagai informasi, Tianxing merupakan merek baterai khusus kendaraan komersial yang pertama kali diluncurkan CATL pada Juli 2024.