Geely Pastikan Bakal Boyong Mobil Zeekr dan Lynk & Co ke Indonesia

JAKARTA - Raksasa otomotif asal China, Geely, makin serius bertarung di pasar Indonesia. Perusahaan tersebut tengah menyiapkan langkah untuk menghadirkan sub brand premiumnya, Zeekr dan Lynk & Co, ke Tanah Air pada pertengahan 2026.

Kehadiran Zeekr dan Lynk & Co dinilai bakal menjadi paket lengkap bagi Geely untuk menyerang pasar EV premium lewat Zeekr serta SUV/NEV berkarakter sporty modern lewat Lynk & Co. Di level global, Geely memang sedang merapikan struktur bisnisnya agar lebih efisien.

Untuk pasar Indonesia, nama Zeekr sendiri sebenarnya bukan sepenuhnya hal baru karena brand tersebut sempat hadir di ajang GJAW 2024. Tapi seiring waktu tak ada kejelasan lagi perihal merek tersebut di Tanah Air, dan kini Geely pun memastikan bahwa Zeekr dan Lynk & Co akan memasarkan mobil-mobilnya di tanah air.

"Kami juga melihat minat yang tinggi konsumen Indonesia terhadap kendaraan-kendaraan Zeekr dan Lynk & Co. Keduanya akan masuk ke Indonesia pada 2026," ujar Sales & Channel Development Director of Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso di Pantai Indah Kapuk (PIK), Selasa, 20 Januari.

Dalam kesempatan yang sama, Evin Ye selaku Vice President (VP) of Geely Automobile International Corporation membenarkan, kedua merek tersebut akan masuk Indonesia tahun ini. Namun, dia belum bisa mengurai detailnya seperti apa, termasuk model apa saja yang akan dipasarkan di sini.

"Lebih kurangnya akan ada dua produk untuk brand ini (Zeekr), jadi mohon ditunggu. Sama seperti Zeekr, Lynk & Co akan melihat dari permintaan masyarakat bagaimana," kata dia.

Ekspansi Geely ini sejalan dengan target perusahaan untuk memperbesar skala penjualan global dan memperkuat portofolio NEV. Dengan Indonesia sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, langkah membawa Zeekr dan Lynk & Co berpotensi menjadi strategi penting Geely untuk menancapkan kembali eksistensinya di pasar regional.

Jika rencana ini berjalan, persaingan di pasar EV dan SUV modern Indonesia dipastikan akan makin sengit pada 2026. Masyarakat pun makin disuguhkan pilihan beragam mobil-mobil dari pabrikan China yang saat ini sudah bergerak secara agresif di pasar otomotif tanah air.