Meja Panjang yang Menyatukan, Gubernur Kaltara Apresiasi Tradisi Warga Desa Pimping
TANJUNG SELOR – Di bawah langit Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, warga duduk berjejer di sepanjang meja panjang. Selain hidangan yang tersaji, senyum dan kebersamaan pun terasa kental pada tradisi, syukur, dan persaudaraan yang dirayakan masyarakat Dayak melalui Pesta Budaya Meja Panjang yang digelar setiap awal tahun.
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang turut hadir langsung menyatu bersama masyarakat, dan menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi warga Desa Pimping yang terus menjaga tradisi turun-temurun tersebut.
"Ini sebagai penanda pergantian tahun sekaligus ungkapan syukur atas hasil panen dan perjalanan hidup. Tradisi ini bukan sekadar perayaan, tetapi cara masyarakat merawat kebersamaan dan harapan,” kata Gubernur Zainal, Senin (5/1/2026).
Gubernur mengungkapkan, Meja Panjang mengandung pesan sederhana namun kuat.
"Semua duduk setara, berbagi rezeki, dan saling menghargai dalam keberagaman. Nilai-nilai inilah yang dinilai relevan dengan kehidupan masyarakat Kaltara hari ini, di tengah dinamika sosial yang terus berkembang," ungkapnya.
Gubernur Zainal menegaskan dukungan Pemprov Kaltara terhadap pelestarian budaya lokal, termasuk Pesta Budaya Meja Panjang yang dinilainya memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya. Seni tari, busana adat, dan kuliner khas yang ditampilkan menjadi kekayaan yang tak ternilai.
“Budaya bukan hanya warisan, tetapi juga kekuatan ekonomi jika dikelola dengan baik,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan budaya seperti ini mampu mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Pesta Budaya Meja Panjang juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga dan pemangku kepentingan," ujar dia.