Disebut Lagu Kuburan Band, “Tak Diberi Tulang Lagi” Ternyata Kreasi AI

JAKARTA - Jagat media sosial diramaikan dengan lagu berjudul “Tak Diberi Tulang Lagi”, yang dinarasikan sebagai balasan terhadap karya terbaru Slank, “Republik Fufufafa”.

Seperti diketahui, Slank memperkenalkan single baru “Republik Fufufafa” di penghujung tahun 2025. Lewat lagu ini, Bimbim cs dianggap kembali menjadi “band pengkritik” seperti apa yang mereka lakukan pada periode 1990-an hingga 2000-an.

Tidak berselang lama dari perilisan “Republik Fufufafa”, beberapa akun di TikTok menampilkan lagu “Tak Lagi Dikasih Tulang”, yang disematkan sebagai single baru Kuburan Band sekaligus balasan untuk Slank.

“Tak Diberi Tulang Lagi” secara eksplisit mengkritisi Slank. Lagu ini mempertanyakan posisi Bimbim cs, yang dianggap tidak pernah melayangkan kritik selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, dan secara tiba-tiba kembali menjadi “band pengkritik” ketika sudah berpisah jalan.

“Kritik Slank dalam lagu Fufufafa dijawab kritis oleh Kuburan Band,” bunyi keterangan unggahan salah satu akun TikTok, dikutip Minggu, 4 Januari.

Sepintas, lagu “Tak Diberi Tulang Lagi” memiliki gaya musik yang berbeda dari Kuburan Band yang dikenal dengan pembawaan musik rock. Lagu tersebut juga tidak dapat ditemui dalam katalog Kuburan di Spotify atau YouTube.

Beberapa warganet yang menaruh curiga pun menyadari kejanggalan tersebut, dan menyadari peranan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam kemunculan lagu tersebut.

“Astaga ini lagu AI,” kata seorang warganet di kolom komentar.

“Sejak kapan Kuburan Band jadi hip hop,” kata warganet lain.

Di samping itu, Resa Rizkyan, vokalis Kuburan, juga menyatakan lagu tersebut sebagai kreasi AI. Ia justru meminta warganet memviralkan lagu terbaru Kuburan yang berjudul “Ajeng”, ketimbang sibuk mempermasalahkan kemunculan “Tak Diberi Tulang Lagi”.

“Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul AJENG, bukan lagu yang viral di TikTok, yang hoax, karena itu lagu AI,” kata Resa.