IHSG Selasa Diproyeksi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Sahamnya

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa, 23 Desember, setelah kemarin naik 36,29 poin atau 0,42 persen ke level 8.645,84.

Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut, penguatan indeks kemarin seiring meningkatnya sentimen eksternal mulai dari ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela yang mendorong kenaikan harga komoditas.

“Ketegangan geopolitik tersebut juga mendorong penguatan indeks dolar AS, yang berdampak pada pelemahan rupiah,” jelas Phintraco Sekuritas.

Rupiah pada perdagangan Senin kemarin ditutup melemah di pasar spot ke level Rp16.777 per dolar AS, seiring penguatan dolar AS secara global.

Dari sisi teknikal, IHSG ditutup di bawah moving average 5 hari (MA5), namun masih bertahan di atas MA20. Indikator Stochastic RSI masih berada di area oversold, dengan volume beli mulai menunjukkan peningkatan.

“Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi bergerak menguat untuk menguji area 8.680 hingga 8.700,” jelas Phintraco Sekuritas.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari pertumbuhan likuiditas. Uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh 8,3 persen secara tahunan (YoY), lebih tinggi dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 7,7 persen YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan tabungan rupiah, tagihan bersih kepada pemerintah, penyaluran kredit, serta aktiva luar negeri bersih.

Dari eksternal, Bank Sentral Tiongkok (PBOC) mempertahankan suku bunga pinjaman tenor 1 tahun dan 5 tahun masing-masing di level 3% dan 3,5% pada Desember 2025. Kebijakan ini mengindikasikan belum adanya urgensi tambahan stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sementara dari Amerika Serikat, investor menantikan rilis data Durable Goods Orders Oktober 2025 yang diperkirakan tumbuh 0,3% secara kuartalan, serta data estimasi kedua pertumbuhan ekonomi AS kuartal III-2025 yang diproyeksikan tetap di level 3,2 persen.

Untuk perdagangan Selasa ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham BUMI, DEWA, ESSA, ADMR, dan INDY.