Mengenal Sifat Jaiz bagi Allah Beserta Contohnya

YOGYAKARTA – Sifat Jaiz Allah wajib diketahui dan diimani oleh kaum muslimin dan muslimah. Dengan mengimaninya, kita akan senantiasa percaya bahwa Allah memiliki kehendak untuk melakukan segala sesuatu atau tidak. Lantas, apa yang dimaksud dengan sifat jaiz Allah? Apa saja sifat jaiz bagi Allah? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini.

Mengenal Sifat Jaiz bagi Allah

Menyadur Modul Sifat-Sifat bagi Allah Swt Program PPG Jabatan 2023 Kemenag RI, sifat jaiz Allah bermakna sifat yang boleh ada atau tidak ada pada Allah SWT.

Sifat jaiz bagi Allah SWT hanya ada satu, yakni fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu (فِعْلُ كُلِّ مُمْكِنٍ اَوْ تَرْكُهُ), yang artinya Allah SWT mempunyai kuasa penuh.

Dengan demikian, Allah punya wewenang atau mempunyai kebebasan untuk berbuat sesuatu atau tidak berbuat seuatu sesuai dengan kehendak-Nya yang mutlak dan tidak terikat oleh apapun.

Sifat jaiz bagi Allah tercantum dalam Al-Quran surah Al-Qashash ayat 68 yang berbunyi:

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ ٱلْخِيَرَةُ ۚ سُبْحَٰنَ ٱللَّهِ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Arab latin: Wa rabbuka yakhluqu mā yasyā`u wa yakhtār, mā kāna lahumul-khiyarah, sub-ḥānallāhi wa ta'ālā 'ammā yusyrikụn.

Artinya: "Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia)."

Lewat ayat ini, Allah ingin menegaskan bahwa hanya Dia-lah yang dapat menciptakan dan memilih, dan tidak ada mahluk atau zat lain yang bisa mencampuri maupun menghalangi-Nya.

Dengan begitu, segala sesuatu yang dikehendaki Allah pasti aka nada dan segala sesuatu yang tidak dikehendaki pasti tidak ada.

Contoh Sifat Jaiz bagi Allah

Menukil buku Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Kelas X oleh H. Aminudin dan Jarjan Syuhada (2021), berikut beberapa contoh kebebasan yang dimiliki Allah sebagai penerapan dari sifat jaiz:

  1. Punya kebebasan mengatur semua makhluk hidup sesuai kehendak-Nya.

Allah SWT memiliki kebebasan untuk mengatur semua makhluk yang ada di alam semesta. Semua makhluk yang hidup di alam semesta ini diatur sesuai dengan kekuasaan dan kehendak Allah SWT. Sebagaimana yang tercantum dalam surah Ali Imran ayat 26 yang berbunyi:

قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: Katakanlah (Muhammad): "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  1. Memiliki kebebasan untuk menciptakan dan tidak menciptakan sesuatu

Dengan sifat jaiz yang melekat, Allah SWT mempunyai kehendak dan kebebasan untuk menciptakan sesuatu dan tidak menciptakannya. Hal ini tidak boleh diganggu gugat oleh semua makhluknya, tak terkecuali manusia. Lebih lanjut, manusia tidak punya kuasa untuk menolak kehendak Allah SWT.

Manusia hanya bisa memohon kepada Allah jika memiliki sesuatu yang diinginkan. Hal ini tercantum dalam Al-Quran surah Al-Qashash ayat 68 yang berbunyi:

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ ٱلْخِيَرَةُ ۚ سُبْحَٰنَ ٱللَّهِ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Artinya: Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia).

  1. Punya kebebasan untuk memberi cobaan atau kenikmatan kepada hambanya

Menyadur buku Akidah dan Akhlak untuk Kelas VIII Madrasa Tsanawiyah karya Taofik Yusmansyah, Allah memiliki kekebasan untuk memberikan cobaan kepada hamba-Nya yang taat serta memberi kenikmatan kepada hamba-Nya yang kerap berbuat maksiat. Hal ini merupakan bagian dari kehendak-Nya, sebab Dia-lah yang Maha Mengetahui atas segala sesuatu yang dilakukan-Nya.

Demikian penjelasan singkat tentang sifat jaiz bagi Allah. Semoga bermanfaat. Untuk mendapatkan update berita pilihan lainnya, baca terus VOI.ID.