Privasi Mantan Istri Epy Kusnandar Terganggu, Karina Ranau Sentil Kerabat yang 'Numpang Tenar'

JAKARTA - Duka mendalam keluarga Epy Kusnandar sedikit terusik oleh insiden pelanggaran privasi yang membuat putra almarhum, Damar Rizal Marzuki, meradang.

Melalui unggahan Instagram Story-nya beberapa waktu lalu, Damar sempat meluapkan kekesalannya karena ada pihak yang mendatangi ibu kandungnya (mantan istri Epy) di Garut tanpa izin.

Damar menjelaskan duduk perkaranya. Ia menyayangkan adanya media yang melakukan "napak tilas" ke rumah ibunya di Garut yang notabene bukan figur publik. Hal ini menyebabkan kepanikan karena sang ibu tidak terbiasa menghadapi sorotan kamera dan pertanyaan wartawan.

"Mama saya itu enggak ngerti apa-apa soal media. Tiba-tiba didatangi, ditanya-tanya, akhirnya panik. Efeknya orang-orang jadi mencari tahu siapa ibu kandung Damar, sampai alamat rumah dicari netizen. Itu yang bikin saya harus bersikap," tegas Damar di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 10 Desember.

Ia menegaskan tindakannya bukan untuk menutup-nutupi, melainkan melindungi ibunya yang awam dunia hiburan.

Karina Ranau, istri Epy saat ini, turut merasakan kekecewaan yang sama. Ia menyayangkan adanya segelintir kerabat atau orang yang mengaku dekat dengan almarhum, yang justru memanfaatkan momen duka ini untuk tampil di media atau "panjat sosial" (pansos) dengan mengantarkan wartawan ke sumber yang tidak akurat.

"Saya cukup kecewa. Makam masih basah, baru hari kedua, kok sudah sibuk napak tilas? Fatalnya lagi, media dipertemukan dengan ibunya anak-anak yang tidak tahu apa-apa. Seharusnya diskusi dulu sama kami keluarga inti," ujar Karina.

Karina menegaskan bahwa hubungannya dengan mantan istri Epy sangat baik dan tidak ada masalah. Namun, menyeret orang yang tidak berkepentingan ke dalam sorotan media di tengah suasana duka dinilai sangat tidak etis dan justru membebani keluarga yang sedang berkabung.

Ia juga menyentil orang-orang yang mendadak muncul di podcast atau televisi, mengaku sangat mengenal sosok Epy Kusnandar, namun memberikan informasi yang tidak valid. Menurut Karina, tindakan tersebut sangat miris dan menyakiti hati keluarga yang paling tahu perjalanan hidup almarhum dari susah hingga senang.

"Kalau pengin tampil, pengen viral, jangan dengan embel-embel begini. Hormati dulu kami yang masih berduka. Sumber akurat itu ya kami, istri dan anak-anaknya yang menemani beliau sampai napas terakhir," tambah Karina.