Makanan Sehat Semakin Diminati, Kantin Tak Bisa Lagi Berkutik Tanpa Inovasi

JAKARTA - Makanan yang disajikan di kantin bukan sekadar memenuhi kebutuhan perut. Lebih dari itu, kantin yang ideal adalah yang mampu memberikan pengalaman kuliner sehat, aman, dan nyaman bagi konsumennya. Salah satu kantin yang berhasil mencuri perhatian adalah Kantin Teraskue.

Kantin yang berdiri sejak 2011 kembali mencuri perhatian dengan peluncuran cabang keempatnya di RS Islam Jakarta Sukapura. Teraskue dikenal bukan hanya karena variasi makanannya yang lengkap, tetapi juga karena konsistensi dalam menyajikan kue dan makanan yang sehat, lezat, dan terjangkau. Pemilik Teraskue, Atika Tarsilo menjelaskan filosofi di balik bisnisnya.

"Peluncuran kantin Teraskue ini bukan hanya soal membuka cabang baru, tapi juga edukasi. Jangan langsung promosi, tapi kenalkan dulu kualitas makanan kepada masyarakat," ujar Atika saat ditemui di RSIJ Sukapura, Jakarta Utara pada Senin, 8 Desember 2025.

Filosofi ini tercermin dalam menu yang ditawarkan, termasuk kue dan bubur tradisional yang dikreasikan dengan bahan sehat dan alami.

“Makanan kita mulai dari bubur, kita adakan bubur bermacam-macam. Semua tradisional dan terdapatkan vegetarian. Jadi misalkan kubu dengan jagung lalu ketam hitam dengan jagung gula, misalkan begitu," ucap Atika.

Menu ini menunjukkan bagaimana Teraskue menggabungkan cita rasa tradisional dengan nilai gizi yang tinggi.

Atika juga menekankan pentingnya makanan yang siap santap dan menarik secara visual.

“Untuk kantin, idealnya itu mengarahkan yang tersajikan atau apa saja? Yang pasti ready to eat. Jadi yang pasti terlihat enak. Kalo kantin keren, mereka sempurna-benerannya dijaga," tutur Atika.

Filosofi ini menjadikan setiap kue dan menu Teraskue tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memikat mata.

Harapan terbesar Atika bagi kantinnya adalah kepuasan pelanggan.

"Kalau saya di bawah bimbingan beliau, saya diajarkan bahwa semua makanan itu harus kembali kepada customer. Supaya customer merasa yakin, nyaman, terus menikmati apa yang kita sajikan,” ujarnya.

Nilai ini juga diterapkan dalam pembuatan kue sehat, yang menekankan keseimbangan antara rasa, tampilan, dan kandungan gizi.

Dukungan dari asosiasi pengusaha juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas. 

“Kami dari Asosiasi Pengusaha Jasa Buka Indonesia, kami pasti akan mendukung para anggotanya, supaya lebih menjaga kualitas makanannya, food safety-nya juga," kata Tashya Megananda Yukki dari Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI).

"Jadi banyak sekali dari kita, program-program yang berkunjung ke WKM juga, untuk memberikan manajemen, food safety, food handling, dan assisting fee. Jadi kita pasti akan melakukan keamanan-keamanan untuk makanan-makanan atau kantin-kantin di seluruh Indonesia.” tambahnya.

Dengan filosofi ini, Teraskue membuktikan kue dan makanan sehat bisa tetap lezat, halal, menarik, dan ramah di kantong. Kue-kue yang ditawarkan tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberi kepuasan dan rasa aman bagi pelanggan. 

"Sehat itu bukan berarti hambar. Semua makanan yang kami sajikan kembali kepada customer supaya mereka nyaman dan puas.” tegas Atika

Peluncuran cabang keempat Teraskue menjadi bukti komitmen dalam menghadirkan kue dan makanan sehat yang lezat, mengedukasi masyarakat, serta menjaga standar kualitas dan keamanan pangan.