Kemenhub Pastikan 38 Pesawat Airbus A320 di Indonesia Sudah Aman Terbang
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan seluruh pesawat Airbus A320 di Indonesia aman terbang setelah pemeriksaan dan downgrade software ELAC B 104 dilakukan.
Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa bilang Ditjen Hubud sudah menerbitkan perintah kelaikudaraan (Airworthiness Directives) dalam rangka menjaga keselamatan penerbangan khususnya pesawat Airbus A320 yang beroperasi di indonesia.
Lukman juga bilang pihaknya sudah memastikan pesawat telah memiliki komputer kendali Aileron Elevator (ELAC) yang layak beroperasi sebelum melaksanakan penerbangan berikutnya.
“(Pemeriksaan) 38 pesawat beres jam 05.05 WIB tanggal 30 (November),” ujar Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa saat ditemui di Jakarta, Jumat, 5 Desember.
Kata Lukman, pihak maskapai sudah melakukan tindakan perbaikan terhadap pesawat A320 yang terdampak EAD.
“Evaluasi/pemeriksaan terhadap hasil perbaikan juga telah dilakukan oleh Inspektur Kelaikudaraan (Airworthiness Inspector) dan Inspektur Operasi Pesawat udara (Flight Operation Inspector) Ditjen Hubud, dengan hasil telah memenuhi keselamatan penerbangan,” katanya.
Maskapai Ikuti Instruksi Regulator
Sebelumnya, Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink, Tashia Scholz menyampaikan pihaknya mematuhi seluruh regulasi dan instruksi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan.
Termasuk, sambung Tashia, termasuk mandat dari European Union Aviation Safety Agency (EASA) mengenai pengoperasian pesawat Airbus A320 dengan komponen Elevator Aileron Computer (ELAC) yang layak terbang.
Tashia bilang saat ini seluruh komponen perangkat lunak spesifik pesawat Airbus A320 Citilink telah sesuai dengan instruksi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan, termasuk mandat dari European Union Aviation Safety Agency (EASA).
“Karena itu seluruh pesawat Citilink telah dinyatakan tetap layak terbang dan aman untuk beroperasi. Seluruh penerbangan Citilink saat ini berjalan dengan normal,” ujar Tashia melalui pesan singkat yang diterima VOI, Rabu, 3 Desember.
Baca juga:
Lebih lanjut, Tashia mengatakan Citilink juga berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penerbangan.
“Kami terus melakukan koordinasi erat dengan regulator untuk memastikan bahwa setiap penerbangan Citilink memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan yang tinggi,” katanya.
Senada, Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna mengatakan seluruh tindak lanjut teknis sesuai arahan regulator maupun Airbus telah diselesaikan.
“Bisa kami sampaikan bahwa Pelita Air selalu mengikuti setiap arahan regulator dan prosedur dari Airbus. Terkait penyesuaian perangkat yang dimaksud, seluruh armada Airbus A320 kami sudah melalui proses pengecekan dan tindak lanjut yang diperlukan,” katanya kepada VOI, Kamis, 4 Desember.
Patria bilang langkah tersebut menjamin kesiapan operasional seluruh armada Airbus A320 yang dimiliki Pelita Air.
“Dengan langkah itu, seluruh pesawat berada dalam kondisi aman dan layak terbang. Jadi, tidak ada dampak yang berarti terhadap operasional kami, termasuk menjelang periode peak season,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pelita Air memastikan siap memenuhi lonjakan permintaan penerbangan pada musim liburan akhir tahun ini.
“Saat ini seluruh armada Pelita Air beroperasi normal, aman, dan siap mendukung kelancaran penerbangan masyarakat di musim liburan,” ujarnya.