Studi Ibaratkan Stres Manusia Modern Seperti Panik Hadapi Singa

JAKARTA - Pada zaman kiwari atau zaman modern saat ini, stres merupakan suatu kondisi yang lumrah dilamai banyak orang. Tekanan hidup yang tinggi menjadi salah satu pemicu utama terjadinya stres.

Melihat fenomena tersebut, sebuag studi bahkan mengibaratkan stres yang dialami manusia zaman modern ini seperti menghadapi hewan buas seperti singa setiap hari.

Studi tersebut dilakukan oleh dua antropolog, Colin Shaw dan Daniel Logman. Mereka mengatakan kehidupan sehari-hari manusia masa kini dipenuhi dengan stressor, mulai dari banyaknya surat eletronik (email) hingga kebisingan suara jalanan.

Berbagai hal itu membuat tubuh manusia selalu dalam kondisi waspada. Tingkat stres ini memicu banyak masalah dalam tubuh, termasuk penurunan kognitif, penyakit autoimun, dan penurunan kesuburan.

Studi yang dilakukan Shaw dan Logman itu juga meninjau bukti kebugaran yang lebih buruk di antara mereka yang tinggal di perkotaan. Hal ini disebabkan oleh hubungan antara polusi udara, kerusakan otak, dan faktor lainnya.

Ditambah lagi stressor berupa cahaya buatan, paparan mikroplastik, hingga gaya hidup yang lebih banyak duduk. Ini membuat tubuh bereaksi dengan sistem respons stres, yang diibaratkan seperti menghadapi singa.

“Tubuh kita bereaksi seolah-olah semua pemicu stres ini adalah singa. Entah itu debat dengan pasangan atau atasan, kebisingan lalu lintas, tapi semuanya memicu sistem respons stres sama seperti sedang menghadapi singa,” kata Shaw, dikutip dari Science Direct, Sabtu, 29 November 2025.

Sementara itu, studi tersebut pada dasarnya merupakan rangkuman dari semua penelitian sebelumnya tentang potensi dampak buruk kehidupan dan lingkungan pada abad ke-21.

Analisis ini menyebutkan, meski manusia kini membuat banyak kemajuan dan kesuksesan, namun mereka tetap adalah manusia yang lebih cemas dan lebih mudah depresi daripada nenek moyangnya.

Dengan demikian, untuk mengurangi tekanan tersebut, Shaw menganjurkan setiap orang menyempatkan diri menghabiskan waktu di alam. Jika tidak bisa, maka coba untuk menikmati foto pemandangan alam yang mungkin bisa membantu.