Ajak Delegasi UE ke Istiqlal hingga Klenteng Gondomanan, Kemlu: Indonesia Masih Menjadi Role Model Toleransi

JAKARTA - Indonesia masih menjadi role model dunia dalam mempraktikan toleransi kehidupan antar umat beragama dan antar budaya, kata Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI Ani Nigeriawati.

Berbicara dalam pembukaan rangkaian kegiatan dialog "Indonesia-EU Interfaith and Intercultural Dialogue", Direktur Ani mengatakan Indonesia masih menjadi percontohan dalam praktik toleransi di kehidupan sehari-hari.

"Indonesia masih menjadi role model yang dilihat dalam mempraktikan hidup harmoni dan toleransi," jelasnya di sela-sela pembukaan dialog yang digelar di Aula Kantin Diplomasi Kementerian Luar Negeri RI, Jakart, Kamis (27/11).

Dialog lintas agama dan lintas budaya Kementerian Luar Negeri RI bersama Uni Eropa kali terakhir digelar pada tahun 2012 silam. Namun Ani memastikan, ada satu hal yang masih relevan hingga saat ini.

"13 tahun yang lalu dengan saat ini banyak sekali perbedaan, namun ada hal yang relevan, yaitu mengenai bagaimana posisi Indonesia sebagai role model dalam kehidupan antar umat beragama dan juga antar budaya," jelas Ani.

Lebih jauh Ani mengatakan, selain rangkaian dialog, delegasi Uni Eropa dalam kesempatan ini akan dibawa ke sejumlah lokasi di Jakarta dan Yogyakarta yang menampilkan keragaman harmoni lintas agama dan budaya Indonesia.

Ani menambahkan, Indonesia menyambut baik aktivasi "Indonesia-EU Interfaith and Intercultural Dialogue" yang mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai yang dibagi bersama Indonesia dengan Uni Eropa (UE).

Di Jakarta, delegasi antara lain akan mengunjungi Masjid Istiqlal dan Katedral, serta Terowongan Silaturahmi yang menghubungkannya.

Sementara di Yogyakarta, delegasi akan dibawa untuk mengunjungi Candi Prambanan, Candi Borobudur, Klenteng Gondomanan, Keraton Yogyakarta, Masjid Agung Yogyakarta hingga Pasar Beringharjo.

"Mutual understanding ini harus terus dipertahankan. Karena itu basis bagi kita untuk terus mempromosikan perdamaian di dunia," kata Ani.