Gunung Berapi di Ethiopia Meletus Pertama Kali dalam 10 Ribu Tahun

JAKARTA - Gunung berapi di Ethiopia meletus untuk pertama kalinya dalam 10.000 tahun, menyemburkan asap tebal dan abu vulkanik tinggi ke angkasa. Erupsi gunung mempengaruhi perjalanan udara ribuan mil jauhnya di India.

Gunung berapi Hayli Gubbi yang telah lama tidak aktif di wilayah Afar di timur laut Ethiopia kembali aktif pada Minggu, menyelimuti desa-desa di sekitarnya dengan debu vulkanik.

Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, letusan tersebut menimbulkan ancaman bagi masyarakat peternak lokal karena menghancurkan lahan penggembalaan penting, kata administrator lokal Mohammed Seid kepada The Associated Press.

Warga setempat mengatakan mendengar ledakan dahsyat saat letusan terjadi.

"Rasanya seperti bom tiba-tiba dilempar bersama asap dan abu," ujar Ahmed Abdela dilansir CNN, Selasa, 25 November.

Letusan itu terlihat dari satelit, dengan gambar NASA menunjukkan gumpalan debu tebal mengepul ke langit dan membumbung melintasi Laut Merah.

Asap vulkanik dari letusan tersebut melayang di atas Yaman, Oman, dan masuk ke Pakistan serta India, menurut Pusat Peringatan Abu Vulkanik Toulouse.

Departemen Meteorologi Pakistan mengeluarkan peringatan setelah abu memasuki wilayah udaranya pada Senin malam.

Di India, maskapai penerbangan Air India membatalkan beberapa penerbangan domestik dan internasional untuk melakukan "pemeriksaan pencegahan terhadap pesawat yang telah terbang di atas lokasi geografis tertentu setelah letusan gunung berapi Hayli Gubbi," demikian pernyataan di X.

Delhi, yang sedang mengalami gelombang polusi udara parah, diperkirakan tidak akan terdampak secara signifikan karena abu melayang di ketinggian yang tinggi, kata Departemen Meteorologi India (IMD).