Urin Berbusa Bisa Jadi Tanda Gangguan Ginjal, Kapan Harus Periksa?

JAKARTA - Jika Anda melihat busa di kloset setelah buang air kecil, rasanya cukup wajar jika muncul rasa khawatir. Cybele Ghossein, MD, seorang ahli nefrologi dari Northwestern Medicine yang berfokus pada penyakit ginjal menjelaskan penyebab urin berbusa dan kapan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Memahami kondisi urin yang normal dapat membantu Anda mengenali tanda-tanda awal adanya masalah. Secara umum, urin normal berwarna kuning jernih, tidak mengandung darah, dan tidak berbusa.

Kebanyakan orang memang melihat gelembung saat buang air kecil, dan itu normal. Namun penting untuk membedakan antara gelembung biasa dan busa.

Menurut Dr. Ghossein, gelembung berukuran lebih besar, jernih, dan langsung hilang saat disiram. Sementara busa berwarna putih, lebih pekat, dan tetap ada di permukaan air meskipun sudah disiram. Ia menyebutkan busa ini sering tampak seperti busa saat menuangkan bir.

Penyebab paling serius dari urin berbusa adalah kandungan protein yang berlebih dalam urin, kondisi yang dikenal sebagai proteinuria.

“Ginjal seharusnya menyaring protein tetapi tetap mempertahankannya di dalam tubuh,” jelas Dr. Ghossein, dilansir dari laman Northwestern Medicine.

“Jika protein keluar bersama urin, berarti fungsi ginjal tidak berjalan dengan baik," tambahnya.

Proteinuria dapat disebabkan oleh penyakit yang menyerang ginjal secara langsung, seperti lupus atau diabetes, namun bisa juga muncul akibat masalah kesehatan lain yang memengaruhi organ tubuh selain ginjal.

Tidak semua urin berbusa menandakan kondisi serius, tetapi mengetahui kapan harus memeriksakannya sangat penting.

Jika Anda melihat busa dalam urin, Dr. Ghossein menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter umum. Tes urin sederhana dapat menunjukkan apakah terdapat protein dalam urin dan seberapa banyak. Berdasarkan hasil tes, riwayat kesehatan, dan pemeriksaan, dokter mungkin merujuk Anda ke spesialis ginjal (nefrolog) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hal yang perlu diwaspadai adalah jika urin berbusa disertai pembengkakan pada kaki serta bengkak atau kantung di sekitar mata. Kombinasi ketiga gejala ini dapat menjadi tanda penyakit ginjal yang serius. Dokter biasanya menyebut pembengkakan ini sebagai edema. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera cari pertolongan medis.

Ilustrasi pria buang air kecil (Foto: Freepik/jcomp)