Pertamina Lakukan Likuidasi Atas Dua Anak Usaha di London dan Singapura

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) telah merampungkan likuidasi atas dua anak perusahaan. Adapun kedua anak usaha yang ditutup tersebut merupakan perusahaan asuransi dan anak usaha Petral.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono menjelaskan, likuidasi tersebut dilakukan sebagai langkah Pertamina untuk merampingkan korporasi.

"Kami laporkan bahwa di tahun 2025 ini telah selesai, telah tuntas dilakukan likuidasi dua entitas perusahaan yang tidak lagi memiliki kontribusi strategis," ujar Agung dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kedua perusahaan yang ditutup antara lain TRB London. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan yang bergerak di bidang asurans dan telah ditutup pada Februari yang lalu.

"Pertama adalah TRB London, anak perusahaan yang menjadi bagian dari asuransi di bulan Februari lalu," ujarnya.

Perusahaan kedua yang ditutup merupakan Pertamina Energy Services Private Limited yang berlokasi di Singapura. Asal tahu saja, perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari Petral.

"Pertamina Energy Services Private Limited yang berbasis di Singapura dan merupakan dulunya anak perusahaan dari Petral yang sudah dituntaskan likuidasinya di bulan Juli 2025 lalu sebagai bagian dari tahapan transformasi dan reformasi tata kelola yang berkelanjutan," terang Agus.