Kementerian PU Dapat Tambahan Anggaran Rp23 Triliun, Ini Rinciannya

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap, pihaknya mendapat alokasi pagu tambahan sebesar Rp23 triliun untuk Tahun Anggaran (TA) 2025.

Dody mengatakan, dengan demikian total pagu Kementerian PU TA 2025 mencapai Rp109,81 triliun dari sebelumnya sebesar Rp86,6 triliun.

"Sebagaimana telah bapak/ibu ketahui pagu efektif DIPA Kementerian PU yang telah kami laporkan pada Rapat Kerja terdahulu di September adalah Rp86,6 triliun, kemudian pagu tersebut mengalami penambahan pagu efektif sampai dengan Rp23 triliun, sehingga total menjadi Rp109,81 triliun," ujar Dody dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 17 November.

Dia menjelaskan, penambahan tersebut berasal dari buka blokir efisiensi dan juga pengesahan belanja modal Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk pelaksanaan pengadaan lahan sejumlah proyek Kementerian PU.

Rincian pagu efektif dialokasikan untuk salah satunya, pendanaan irigasi daerah tahap 3 yang dilaksanakan melalui Inpres Nomor 2 tahun 2025 sebesar Rp3,1 triliun. 

Kemudian, pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap 2 melalui Inpres 8 tahun 2025 sebesar Rp5,99 triliun serta pendanaan konstruksi jalan daerah melalui Inpres No.11/2025 sebesar Rp4,5 triliun. 

"Untuk kawasan swasembada pangan, energi dan air nasional yang difokuskan pada saat 2025 ini di Papua Selatan melalui Inpres No.14/2025 dengan total alokasi sebesar Rp2,72 triliun, terdiri dari Rp620 miliar untuk Ditjen Sumber Daya Air dan Rp2,1 triliun pada Ditjen Bina Marga," ucapnya.

Adapun beberapa program kerja prioritas yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PU pada 2026, di antaranya pembangunan 15.851 hektare (ha) jaringan irigasi, rehabilitasi 197.430 ha jaringan irigasi dan penyediaan 500 liter per detik air baku.

Berikutnya, mendukung pembangunan 191 kilometer (km) jalan baru, pembangunan 28,19 km jalan tol, preservasi rutin 46.451 km jalan dan 531.969 meter jembatan, pembangunan dan preservasi 36,65 km jalan daerah serta pembangunan dan peningkatan SPAM 918 liter per detik.

Tak hanya itu, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk pengembangan fasilitas pengelolaan air limbah 115.750 KK, pengembangan kawasan strategis 150 Ha, PHTC 1.000 madrasah, pembangunan 200 unit Sekolah Rakyat dan lain sebagainya.