Bitcoin Rebound Setelah Sempat Anjlok di Rp1,67 Miliar, Analis Ingatkan untuk Hati-hati

JAKARTA - Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) dan naik 2,80% bergerak di 103.565 dolar AS (Rp1,72 miliar), setelah sempat anjlok di bawah level psikologis 100.000 dolar AS (Rp1,67 miliar untuk pertama kalinya sejak Juni 2025. 

“Setelah 48 jam yang penuh gejolak di mana harga sempat anjlok di bawah 100.000 dolar AS untuk pertama kalinya sejak Mei, pasar aset kripto kini menunjukkan tanda-tanda kehidupan kembali,” kata Financial Expert Ajaib Panji Yudha. 

Panji menjelaskan bahwa rebound harga ini menjadi sinyal awal potensi pemulihan pasar. Namun, ia menegaskan bahwa investor sebaiknya tetap berhati-hati karena tekanan jual masih terlihat kuat. 

“Meskipun ada pemulihan harga yang signifikan, volume perdagangan masih tinggi, mengindikasikan bahwa trader masih bersikap sangat hati-hati,” katanya. 

Menurut Panji, untuk mengonfirmasi pembalikan tren yang lebih kuat, trader perlu memantau penutupan harian di atas level 105.000 dolar AS (Rp1,75 triliun) dan 108.000 (Rp1,80 triliun). 

Sementara itu, jika harga kembali gagal mempertahankan level 102.000 dolar AS (Rp1,71 triliun), Ia menambahkan, bukan tidak mungkin pasar akan mengujian ulang level kritis 100.000 dolar AS (Rp1,67 triliun).

Panji juga menyatakan bahwa pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu sentimen jangka-pendek di pasar kripto.