Pasukan Rusia Maju ke Kota Pokrovsk Saat Ukraina Kerahkan Pasukan Khusus

JAKARTA - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah maju ke kota Pokrovsk, Ukraina, dengan melancarkan serangan besar-besaran semalaman terhadap lokasi-lokasi industri militer Ukraina.

Dilansir Reuters, Senin, 3 November, Moskow mengatakan pasukannya menghancurkan apa yang digambarkannya sebagai formasi Ukraina yang terkepung di dekat stasiun kereta api dan kawasan industri Pokrovsk, serta telah memasuki wilayah Prigorodny di kota itu dan membangun pertahanan di sana.

Kementerian Pertahanan mengatakan serangan semalam telah menargetkan lapangan terbang militer Ukraina, pangkalan perbaikan peralatan militer dan fasilitas industri militer serta fasilitas infrastruktur gas yang mendukungnya.

Pasukan Rusia juga telah mengusir pasukan Kyiv dari posisi di sekitar kota lain, Kupiansk, laporan kantor berita negara Rusia mengutip Kementerian Pertahanan.

Dilaporkan sebelumnya, Ukraina mendaratkan pasukan khusus untuk bertempur di wilayah yang diperangi di kota timur Pokrovsk awal pekan ini. Pasukan ini dikerahkan ketika Rusia mengatakan telah mengepung pasukan Kyiv di wilayah tersebut.

Operasi ini menunjukkan bagaimana Ukraina berjuang untuk menstabilkan situasi di kota yang strategis dan penting tersebut setelah sejumlah pasukan Rusia menerobos perimeternya bulan ini.

Perebutan Pokrovsk oleh Rusia, pusat jalan dan kereta api yang penting, dapat memungkinkan kemajuan lebih lanjut ke wilayah Donetsk timur, yang ingin diduduki sepenuhnya oleh Rusia. Militer Moskow telah bergerak maju perlahan menuju Pokrovsk selama lebih dari setahun.

Dilansir Reuters, Sabtu, 1 November, pasukan khusus Ukraina mendarat dengan helikopter Black Hawk beberapa hari yang lalu dalam operasi yang dipersulit oleh aktivitas pesawat tak berawak Rusia, kata seorang sumber di Korps Respons Cepat ke-7.

Operasi tersebut diawasi oleh kepala mata-mata militer Kyrylo Budanov. Dilaporkan pasukan tersebut menuju ke wilayah-wilayah kota yang diklaim oleh Rusia dan dianggap oleh Moskow sebagai wilayah vital bagi jalur pasokan Ukraina, kata sumber lainnya.