JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim pasukan Rusia telah menguasai Pokrovsk dan Vovchansk, dua kota Ukraina tempat pertempuran sengit telah berlangsung selama berminggu-minggu di wilayah timur negara itu.
Putin menyampaikan klaim tersebut pada malam sebelum pertemuannya dengan Utusan Khusus AS Steve Witkoff di Moskow untuk membahas kesepakatan damai guna mengakhiri perang di Ukraina.
Klaim tersebut tampaknya dimaksudkan untuk memengaruhi pertemuan tersebut, mengirimkan pesan Rusia sedang bergerak maju dan tidak perlu berkompromi.
Namun, militer Ukraina membantah klaim Putin, dan tentara di garis depan mengatakan kepada ABC, klaim tersebut salah.
Putin dan militer Rusia telah berulang kali secara keliru mengklaim telah merebut kota-kota Ukraina sebelum waktunya.
Pasukan Ukraina "terus menahan" kemajuan Rusia di Pokrovsk, demikian pernyataan Korps Respon Cepat ke-7 Ukraina dari Pasukan Serangan Udara dalam unggahan Facebook pada Senin.
Rusia telah berupaya merebut Pokrovsk, benteng pertahanan penting bagi Ukraina, selama lebih dari satu setengah tahun dengan pengorbanan yang sangat besar.
Dalam sebulan terakhir, Rusia hampir merebut kota yang hancur lebur itu, tetapi pasukan Ukraina masih menguasai beberapa wilayah, dan Pokrovsk belum sepenuhnya jatuh, menurut analis militer independen dan pasukan Ukraina di lapangan.
Vovchansk terletak di wilayah Kharkiv, Ukraina, dekat perbatasan dengan Rusia. Rusia juga telah berperang melawan Ukraina di sana selama berbulan-bulan, tanpa berhasil merebutnya secara meyakinkan.
Angkatan Bersenjata Ukraina mempertahankan posisi di bagian selatan Vovchansk. Kota itu memang belum direbut, tetapi secara efektif sudah tidak ada lagi, kata Kepala Komunikasi Pasukan Gabungan Ukraina, Viktor Tregubov, kepada ABC News ketika ditanya tentang klaim Rusia.
"Rusia terus maju menembus reruntuhan dan bergerak ke arah barat kota. Mereka belum berhasil sepenuhnya mengusir pasukan kami dari wilayahnya, tetapi sebagian besar reruntuhan saat ini berada di bawah kendali mereka," sambung Tregubov.
Putin baru-baru ini juga berulang kali mengklaim kota Kupiansk telah jatuh. Namun kini Ukraina mengklaim hampir berhasil mengusir Rusia dari sana.