Nottingham Forest vs Manchester United: Upaya Amorim Bungkam Sean Dyce
JAKARTA - Manchester United memburu kemenangan untuk keempat kali secara berturut-turut saat menyambangi markas Nottingham Forest dalam duel Premier League Inggris di Stadion City Ground, Sabtu, 1 November 2025 malam WIB. Manajer Ruben Amorim berharap bisa membungkam rivalnya Sean Dyce yang kini mengarsiteki Forest.
Man Utd bak roller coaster saat Amorim melakoni kompetisi Liga Inggris menggantikan Erik ten Hag. Skema bermain dan taktik mantan pelatih Sporting Lisbon dianggap sebagai biang kegagalan Man Utd.
Amorim yang diharapkan mengangkat performa The Red Devils dengan skema 3-4-3 malah babak-belur dan mengakhiri kompetisi musim lalu dengan menduduki papan bawah.
Mereka lebih dekat dengan zona degradasi ketimbang zona Eropa. Tak hanya itu, Man Utd juga gagal di final Liga Europa setelah dipaksa menyerah 1-0 oleh Tottenham Hotspur di laga sesama tim Premier League.
Amorim memang ngotot dengan skema tiga bek yang menjadi andalannya. Namun strategi dan skema Amorim dinilai tak cocok dimainkan di Liga Inggris.
Dan, Dyce yang paling sering mengritik strategi manajer asal Portugal ini. Menurut dia bila memakai skema 4-4-2 yang sangat familiar di Inggris, maka Amorim diyakini bakal lebih sukses.
Hanya Amorim bersikukuh dengan skema itu. Bahkan dia menyatakan ‘bahkan seorang Paus [pemimpin umat Katolik] sekalipun tidak bisa mengubahnya’. Apa yang menjadi keyakinan Amorim akhirnya membuahkan hasil.
Man Utd mengawalinya dengan kemenangan 2-0 atas Sunderland. Sebelumnya, Bruno Fernandes dkk mampu menaklukkan Chelsea 2-1 meski kemudian dipaksa menyerah 3-1 saat melawan Brentford.
Setelah meraih kemenangan atas Sunderland dan kompetisi kembali bergulir usai jeda pertandingan internasional, Man Utd secara mengejutkan menghajar Liverpool 2-1 di Anfield.
Kemenangan yang tidak hanya berarti tetapi mampu mengangkat kepercayaan diri pemain ke level sangat tinggi.
Bagaimana tidak, Man Utd meraih kemenangan untuk kali pertama di Anfield dalam satu dekade. Lebih dari itu, Liverpool berstatus juara bertahan dan kembali menjadi favorit juara liga.
Ini yang menjadikan moral pemain terdongkrak. Terbukti, mereka menunjukkan penampilan apik saat menaklukkan Brighton and Hove Albion 4-2.
Hattrick kemenangan yang membawa Man Utd ke papan atas. Kini, mereka menduduki peringkat enam dengan memiliki poin 16. Man Utd terpaut enam poin dari Arsenal yang bertengger di puncak klasemen.
Dan, tak ada lagi yang menyinggung soal skema bermain ala Amorim setelah Man Utd mencetak tiga kemenangan berturut-turut.
Amorim menuturkan dirinya belajar dari perjalanan tim selama satu tahun terakhir di Inggris. Ya, Amorim bakal merayakan satu tahun pertama di Man Utd bulan depan.
“Ini sebuah perjalanan yang panjang dan sungguh berat. Saya menjalani momen bagus dan juga buruk. Dan yang penting saya banyak belajar,” ucap Amorim.
“Saya belajar bahwa saat saya berada pada titik terendah, saya tetap yakin dengan apa yang sudah menjadi keyakinan saya. Dan kabar baiknya mereka sudah bisa memahaminya. Saat ini, jawaban yang yang saya berikan tentu berbeda dengan tiga pekan lalu. Jadi penting untuk memahaminya,” katanya.
“Selain itu, ini merupakan kehormatan besar dalam hidup saya bisa berada di sini [Man Utd]. Dan ini melanjutkannya sampai tahun-tahun mendatang,” ujar dia lagi.
Amorim pun tak mempersoalkan dengan kritikan Dyce soal strategi yang dimainkannya. Menurut dia hal yang wajar bila Dyce membahas strategi pelatih mana pun saat menjadi pandit sepak bola.
“Saya sesungguhnya tidak tahu secara pasti. Tetapi saya memandang Sean Dyce saat sebagai manajer dan pundit. Bila Anda seorang pundit, Anda tentu bakal mengatakan sesuatu yang keras. Bila tidak, komentar Anda tidak akan didengar. Saya pun melakukan hal yang sama bila di posisi tersebut,” ucapnya.
“Namun yang saya tahu dia sesungguhnya sosok yang cerdas. Dia tahu bagaimana menghadapi sebuah pertandingan,” jawabnya lagi.
Dyce memang menghadapi tugas berat karena harus bisa mengangkat performa Forest. Dirinya menggantikan Ange Postecoglou yang diberhentikan setelah menuai kekalahan di pertandingan liga yang menjadikan Forest terdampar di zona degradasi.
Hanya, Dyce melakukan debut kurang bagus di kompetisi domestik karena Forest menelan kekalahan 2-0 melawan Bournemouth. Namun di laga sebelumnya di Liga Europa saat Dyce mengawali tugasnya, Tricky Trees bisa menang 2-0 lawan Porto.
Di laga itu, Dyce kembali mengandalkan striker Igor Jesus sebagai centre forward. Dirinya mendapat support dari Callum Hudson-Odoim Morgan Gibbs-White dan Dan Ndoye.
Baca juga:
- Pesantren Ambruk Kembali Terjadi, Pemerintah Percepat Audit Kelayakan
- Cuaca Ekstrem: Hujan Petir, Suhu Panas, dan Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Hari Ini
- OnePlus Ace 6 Resmi Diluncurkan , Andalkan Snapdragon 8 Elite dan Layar 165Hz untuk Gamer Serius
- Daihatsu Siapkan Generasi Baru Copen dengan Penggerak Roda Belakang
Sementara James McAtee yang merupakan salah satu rekrutan Forest musim ini bakal duduk di bench. Di tengah, duet Elliot Anderson dan Douglas Luiz yang menjadi pilihan.
Man Utd kemungkinan tetap memaksakan bek tengah Harry Maguire untuk tetap bermain. Maguire mengalami cedera ringan saat melawan Brighton. Bila gagal fit, bek Leny Yoro akan menggantikan Maguire untuk mengisi lini belakang bersama Matthijs de Ligt dan Luke Shaw.
Striker Benjamin Sesko tetap menempati posisi sebagai centre forward karena dirinya yang akan mengobrak-abrik pertahanan Forest. Sesko bakal membuka jalan bagi Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha untuk menembus gawang Forest.
Prakiraan Susunan Pemain
Nottingham Forest: Sels; Savona, Murillo, Milenkovic, Williams; Anderson, Luiz; Ndoye, Gibbs-White, Hudson-Odoi; Jesus
Manchester United: Lammens; De Ligt, Maguire, Shaw; Amad, Casemiro, Fernandes, Dalot; Mbeumo, Cunha; Sesko