4 Solusi Keputihan Encer Seperti Air​

YOGYAKARTA – Keputihan encer adalah keluarnya cairan berwarna bening seperti air hingga warna putih susu dari vagina. Kondisi itu memang kadangkala dialami oleh wanita dengan jumlah yang sedikit hingga banyak. Meski kadang memicu kekhawatiran, keputihan encer adalah hal yang normal terjadi selama tidak ada indikasi lain yang mengkhawatirkan seperti disertai sensasi gatal atau panas. Jika kondisi itu terjadi pada Anda, lakukan beberapa solusi keputihan encer seperti air sesuai anjuran medis.

Solusi Keputihan Encer Seperti Air

Jika keputihan encer mengganggu aktivitas harian, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya yakni sebagai berikut, dilansir berbagai sumber.

  1. Menjaga kebersihan

Cara paling aman untuk mengatasi keputihan yang encer adalah dengan menjaga kebersihan area kewanitaan. Kebersihan tersebut bisa dijaga dengan banyak cara yakni sebagai berikut.

  • Menjaga area genital bersih dan kering
  • Mengenakan pakaian dalam katun dan tidak terlalu ketat
  • Sering berganti pakaian dalam agar selalu bersih
  • Gunakan sabun khusus area kewanitaan
  • Gunakan panty liner untuk mengurangi keputihan secara sementara.
  1. Melakukan observasi

Kadangkala melakukan observasi pada fenomena yang terjadi di tubuh Anda adalah hal yang penting. Dalam kasus keputihan encer, observasi dilakukan dengan mengamati warna, bau, dan konsistensinya. Jika muncul gejala tak normal atau perubahan yang belum pernah terjadi, Anda perlu mewaspadainya. Segera hubungi pertolongan medis jika diperlukan.

  1. Terapkan pola hidup sehat

Gaya hidup akan sangat berpengaruh pada kesehatan area intim, terutama yang berkaitan dengan makanan. Sangat disarankan untuk menjaga pola makan sehat dengan memperbanyak buah dan sayur serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Disarankan pula untuk rajin olahraga serta menjaga kualitas tidur.

  1. Hindari perilaku seksual berisiko

Perilaku seksual berisiko bisa jadi pintu masuk masalah kesehatan organ reproduksi. Contoh perilaku seksual berisiko adalah gonta-ganti pasangan, menggunakan alat bantu seks yang tidak higienis, dan sebagainya. Sangat disarankan pula untuk menghindari berhubungan intim dengan pengidap penyakit seksual menular.

Mengenal Warna Keputihan Normal dan Tidak

Warna keputihan bisa jadi penanda kesehatan organ reproduksi. Warna keputihan bisa mengindikasikan kondisi medis tertentu. Ketahui arti warna-warna keputihan berikut ini, dilansir dari AI Care.

  • Kuning, abu-abu, atau hijau

Ciri-ciri keputihan abnormal adalah jika warnanya kuning, abu, atau hijau karena bisa mengindikasikan adanya infeksi bakteri atau infeksi menular seksual (IMS). Saat hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

  • Cokelat atau merah

Jika lendir keputihan berwarna cokelat atau merah saat haid maka tak perlu khawatir. Warna tersebut memang berkaitan dengan haid ireguler atau kehamilan. Namun, jika warna tersebut muncul saat tidak sedang haid berarti ada indikasi terdapat gangguan reproduksi.

  • Bening atau putih

Warna keputihan yang normal adalah bening jernih, putih, atau putih susu. Namun jika keputihan berwarna putih dan lebih kental dibanding biasanya serta dibarengi indikasi lain seperti gatal, artinya ada infeksi jamur.

Itulah informasi terkait solusi keputihan encer seperti air​. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.