3 Hal yang Harus Diperhatikan saat Fingering
JAKARTA - Fingering adalah salah satu aktivitas foreplay dalam berhubungan intim, yang berguna merangsang wanita untuk lebih siap menerima penetrasi. Fingering dalam berhubungan seksual lumrah saja dilakukan, tetapi harus dengan persetujuan masing-masing pasangan.
Tak hanya itu, dalam melakukan fingering pada wanita, pria juga harus memperhatikan beberapa hal karena berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan pasangan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan fingering, dikutip dari Mel Magazine, pada Senin, 20 Oktober 2025.
1. Kebersihan tangan dan kuku
Kebersihan menjadi hal utama yang harus diperhatikan sebelum melakukan fingering, terutama pada bagian tangan dan kuku. Pria seharusnya sudah memotong kuku dan membersihkannya dengan baik, untuk mencegah kuman menempel yang mungkin bisa mengontaminasi vagina wanita.
Baca juga:
2. Perhatikan ritmenya
Sama dengan penetrasi, melakukan fingering juga harus memperhatikan ritme dan kecepatan. Pria perlu menanyakan kenyamanan terkait ritme fingering, untuk mencegah terjadinya lecet jika fingering dilakukan dengan ritme cepat.
Mengenai jumlah jari yang digunakan berbeda-beda untuk tiap pasangan, senyamannya saja. Hal yang harus dipastikan pada proses fingering adalah bisa mengeksplorasi dan menyenangkan sang wanita.
“Tempat yang aman untuk memulai adalah dengan menggambar lingkaran di sekitar klitorisnya dengan ibu jari Anda, dan menggunakan dua jari untuk memompa masuk dan keluar dari vaginanya. Mulailah dengan perlahan dan lembut, lalu secara bertahap tingkatkan intensitasnya,” kata terapis seks, Vanessa Marin.
3. Gunakan pelumas
Perlu diketahui bahwa alat kelamin perempuan sangat sensitif. Hal ini membuatnya mudah mengalami luka, terlebih jika fingering dilakukan saat kulit kelamin dalam kondisi kering.
Untuk menghindari luka atau iritasi akibat gesekan saat fingering, maka dianjurkan untuk menggunakan pelumas. Pastikan untuk menggunakan produk pelumas yang aman dan cocok dengan kulit wanita Anda, agar tidak menimbulkan iritasi.