Kunjungi Rusia, Presiden Suriah Al-Sharaa Minta Putin Serahkan Bashar Al-Assad
JAKARTA - Presiden sementara Suriah, Ahmed Al-Sharaa akan meminta Rusia untuk menyerahkan mantan Presiden Suriah Bashar Assad yang digulingkan.
Permintaan itu akan diajukan dalam kunjungan perdana Sharaa ke Moskow pada hari ini Rabu, 15 Oktober. Seorang sumber pejabat Rusia yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan hal itu.
"Sharaa akan meminta presiden Rusia untuk menyerahkan semua individu yang melakukan kejahatan perang dan berada di Rusia, terutama Bashar Assad," kata sumber pada Rabu 15 Oktober, dikutip dari AFP.
Rezim Assad yang telah lama berkuasa di Suriah digulingkan pada Desember 2024. Sejak saat itu, Assad berlindung di Rusia.
Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, mengatakan Sharaa yang sebelumnya pemimpin militan HTS bernama Abu Mohammed al-Golani, tiba di Rusia pada Rabu ini dalam kunjungan resmi guna mengadakan pembicaraan dengan mitranya Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Keduanya akan membahas hubungan bilateral antara kedua negara dan perkembangan regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.
Kremlin melaporkan, Putin dijadwalkan akan membahas nasib pangkalan militer Rusia di Suriah dengan Sharaa dalam pembicaraan di Moskow.
Rusia diketahui memiliki dua pangkalan militer utama di Suriah – pangkalan udara Hmeimim di provinsi Latakia, dan fasilitas angkatan laut di Tartous di pesisir.
Baca juga:
- Bom Mobil Tewaskan Caleg Irak Jelang Pemilu 2025, Tim Investigasi Dibentuk
- Korsel Wanti-wanti 3 Wilayah Kamboja Ini Rawan TPPO, Berkaca Warganya Tewas Diculik
- Topan Halong Hantam Alaska, Rumah-rumah Terseret Arus Laut, 1.500 Warga Mengungsi
- 2 Polisi India Bunuh Diri Dalam Sepekan, Diduga Pemicunya Rasisme Berbasis Kasta