Otoritas Ukraina Perintahkan Evakuasi Massal dari Sekitar Kupiansk
JAKARTA - Otoritas lokal di Ukraina memerintahkan evakuasi keluarga-keluarga dari puluhan desa pada Hari Selasa di dekat Kota Kupiansk di timur laut Ukraina yang hampir hancur, dengan pertimbangan "situasi keamanan yang memburuk", di wilayah yang telah menghadapi serangan gencar Rusia.
Gubernur Wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina Oleh Syniehubov menulis di Telegram, total 409 keluarga dengan 601 anak telah diperintahkan untuk meninggalkan 27 lokasi, dikutip dari Reuters 15 Oktober.
Seorang pejabat lain di wilayah terdampak kemudian mengatakan kepada penyiar publik Suspilne, daftar lokasi yang akan dievakuasi oleh keluarga telah diperluas menjadi 40 lokasi.
Selama berbulan-bulan, pasukan Rusia telah menyerang dan maju ke Kota Kupiansk, yang dipandang sebagai target utama dalam upaya mereka ke arah barat melalui Ukraina tengah dan timur dalam perang yang telah berlangsung lebih dari 3,5 tahun.
Kota itu awalnya direbut oleh pasukan Rusia pada minggu-minggu awal invasi Ukraina Februari 2022. Tetapi, pasukan Kyiv merebutnya kembali di akhir tahun yang sama.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pekan lalu mengatakan, pasukan Ukraina mempertahankan wilayah-wilayah garis depan utama, termasuk Kupiansk.
Ia juga dalam beberapa hari terakhir berbicara tentang serangan balasan Ukraina di dekat kota Dobropillia yang lebih jauh ke selatan.
Baca juga:
- Enggan Tingkatkan Anggaran Pertahanan, Presiden Trump Ancam Kenakan Sanksi Terhadap Spanyol
- PBB Sebut Sejumlah Negara Bersedia Membantu Pendanaan Rekonstruksi Gaza
- PBB Peringatkan Risiko Peningkatan Perekrutan Anak-anak oleh Kelompok Geng di Haiti
- Presiden Trump Klaim Kelompok Hamas akan Melucuti Senjatanya
Di Rusia, Presiden Vladimir Putin pekan lalu mengatakan kepada para perwira senior, pasukan Moskow memegang keunggulan strategis di seluruh wilayah garis depan.
Adapun Kepala Staf militer Ukraina Jenderal Oleksander Syrskyi memperkirakan garis depan membentang lebih dari 1.200 km (775 mil).