Prabowo Bentuk Komite Khusus Papua, Ini 5 Tugas Fokus Utamanya

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat pengelolaan dan mempercepat pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Ketua Komite Eksekutif, Velix Fernando Wanggai, menjelaskan lembaga ini berada langsung di bawah koordinasi presiden dan bertugas mengintegrasikan kebijakan lintas sektor, lintas kementerian, serta pemerintah daerah di enam provinsi di wilayah Papua.

“Presiden memberi komitmen kuat untuk langsung meng-handle dan mengelola Papua melalui agenda yang menyeluruh dan terintegrasi,” ujar Velix di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 8 Oktober.

Velix menegaskan, pembentukan komite ini tidak hanya untuk mengawasi pelaksanaan otonomi khusus (Otsus), tetapi juga memastikan seluruh program strategis benar-benar menyentuh masyarakat Papua hingga ke wilayah terpencil.

Pada tahun pertamanya, Komite Eksekutif fokus pada lima agenda utama, yaitu konsolidasi kebijakan, konsolidasi strategi, konsolidasi program, konsolidasi anggaran, dan konsolidasi regulasi.

Fokus ini ditujukan untuk memperkuat koordinasi antarkementerian dan lembaga, sekaligus memastikan pembangunan di enam provinsi, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya, berjalan selaras dan berkelanjutan.

Selain itu, komite juga bertugas mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo, delapan agenda besar pembangunan nasional yang disesuaikan dengan konteks lokal Papua. Agenda tersebut meliputi politik, pemerintahan, infrastruktur, ekonomi, hingga pengembangan sosial seperti olahraga, gender, dan ekonomi kreatif.

“Kami kawal bersama dengan menteri-menteri sektoral dan enam gubernur agar kebijakan presiden benar-benar menghadirkan rasa kepercayaan di masyarakat,” kata Velix.

Dengan pembentukan komite ini, pemerintah berharap pembangunan di tanah Papua dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melantik Velix Wanggai sebagai ketua komite eksekutif, bersama sejumlah tokoh Papua lain, seperti John Wempi Wetipo, Ignatius Yoko Triyono, Paulus Waterpauw, Ribka Haluk, Ali Hamdan Bogra, Gracia Josaphat Jobel Mambrasar, Yanni, John Gluba Gepze, dan Johnson Estrella Sihasale.