Dirjen Minerba ESDM Sebut Gag Nikel Belum Beroperasi secara Penuh
JAKARTA - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno mengungkapkan jika saat ini PT Gag Nikel memang telah beroperasi, meski belum sepenuhnya.
Untuk informasi, sebelumnya operasional PT Gag dibekukan sementara sejak 5 Juni 2025.
Menurut Tri, operasional yang kembali dilakukan PT Gag lantaran pemerintah tengah mengevaluasi penambangan yang dilakukan dan melakukan audit tata kelola lingkungan
"Itu kan dalam rangka untuk evaluasikan audit lingkungan secara menyeluruh itu kan harus dalam kondisi operasi,” ujar Tri kepada awak media, Senin, 15 September.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq memastikan peningkatan pengawasan kinerja tata kelola lingkungan terhadap PT Gag Nikel yang kembali beroperasi di Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Hanif menyampaikan audit lingkungan sudah dilakukan terhadap PT Gag Nikel, yang memiliki hasil evaluasi Program Penilaian Kinerja Perusahaan (PROPER) menunjukkan perusahaan itu memperoleh peringkat hijau.
"Jadi arahan Bapak Presiden, meskipun kita tidak cabut Gag, tetapi pengawasannya harus berlapis-lapis. Kami sudah lakukan, jadi secara rutin kami akan menambah intensitas kunjungan ke Gag," ujar Hanif dilansir ANTARA, Kamis, 11 September.
Baca juga:
Dia menjelaskan dalam menjalankan permintaan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan pengawasan aktivitas tambang perusahaan yang berada di pulau kecil itu pihaknya sudah menyusun audit lingkungan yang ditambahkan dalam persetujuan lingkungan perusahaan.
"Jadi ada penambahan beban pengawasan, penambahan komponen dan variabel pengawasan. Kemudian juga ada peningkatan intensitas kunjungan," tutur Hanif.