Meta Uji Coba Fitur Notifikasi dan Permintaan Catatan Komunitas
JAKARTA – Meta meluncurkan beberapa fitur baru untuk program pengecekan berbasis fakta yang diadopsi dari X, yakni Catatan Komunitas. Pembaruan ini mencakup notifikasi dan permintaan catatan.
Saat pengguna berinteraksi dengan postingan yang belum memiliki Catatan Komunitas, mereka akan terlewatkan informasi penting atau bahkan perbaikan dari postingan tersebut. Namun, hal ini tak akan terjadi karena fitur notifikasi dari Meta.
Saat pengguna sempat berinteraksi dengan tipe postingan apa pun, termasuk yang mengandung disinformasi dan mendapatkan perbaikan dari Catatan Komunitas, mereka akan menerima notifikasi. Fitur ini akan muncul di Catatan Komunitas Facebook, Instagram, atau Threads.
Dengan begitu, pengguna akan tahu informasi terkini dari postingan yang sempat mereka lihat. Hal ini akan memudahkan penyebaran catatan kaki yang bermanfaat. Selain itu, Meta juga menambahkan fitur permintaan catatan atau menilai catatan yang sudah ada sebelumnya.
Namun, CISO Meta, Guy Rosen, menyatakan bahwa fitur-fitur ini masih dalam tahap 'uji coba'. Dengan begitu, belum bisa dipastikan kapan fiturnya akan benar-benar tersedia dan bisa digunakan oleh pengguna media sosial Meta.
Sejak Catatan Komunitas diluncurkan oleh Meta, fitur ini telah menarik 70.000 kontributor dengan catatan yang mencapai 15.000 tulisan. Sayangnya, tidak semua catatan tersebut dipublikasikan, hanya enam persen catatan saja yang lolos.
Baca juga:
Sistem Catatan Komunitas milik Meta meniru sistem yang pertama kali diluncurkan oleh X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter. Catatan akan muncul ketika pengguna membuat kesalahan pada postingan mereka.
Meskipun sistem ini bisa membantu melawan misinformasi, para kritikus menyebut ada beberapa kelemahan. Menurut Center for Democracy and Technology (CDT), melansir dari TechCrunch, misinformasi bisa menyebar secara viral sebelum dikoreksi.
Studi CDT menemukan bahwa lebih dari 70 persen catatan yang akurat terkait misinformasi pemilu AS tidak pernah diperlihatkan kepada pengguna. CDT juga mempertanyakan efektivitas sistem ini di platform visual seperti Instagram dan Reels.