Obesitas Ternyata Bisa Turunkan Gairah Seksual, Ini Penjelasan Ahli

JAKARTA - Obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebihan dan abnormal dalam tubuh. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan serius dan mengganggu kualitas hidup seseorang, termasuk dalam kehidupan seksualnya.

Dikutip dari NDTV, pada Senin, 8 September 2025, obesitas dapat mengganggu kehidupan seksual baik bagi pria maupun wanita. Pada pria, obesitas secara signifikan mengurangi waktu mereka dapat mempertahankan ereksi.

Pria yang mengalami obesitas cenderung memiliki kadar testosteron yang lebih rendah. Penurunan kadar hormon ini terkadang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

“Obesitas secara langsung terkait dengan ketidakseimbangan hormon dan kadar testosteron yang lebih rendah, yang pada gilirannya menghambat hasrat seksual pada pria,” kata konsultan ahli bedah, Tarun Mittal.

Pada perempuan, obesitas dapat menurunkan gairah seksual dan kepuasan wanita akibat penurunan aliran darah ke organ intim. Obesitas juga dapat menyebabkan masalah psikologis seperti body image dan stres, yang dapat menghambat lubrikasi dan responsual di area genital.

Selain itu, obesitas juga meningkatkan risiko penyakit lain, seperti penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, dan berbagai jenis kanker. Semua penyakit tersebut juga pada akhirnya bisa mempengaruhi kehidupan seksual.

“Obesitas dapat menyebabkan masalah jantung, kesulitan bernapas, masalah sendi, dan kematian mendadak,” tambahnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi obesitas dengan kehidupan yang lebih baik dan tidak mengganggu aktivitas seksual. Cara terbaik untuk mengatasi obesitas adalah dengan perubahan gaya hidup lebih sehat.

“Cara terbaik untuk mengatasi obesitas adalah dengan membuat perubahan gaya hidup positif tertentu, berolahraga, mengadopsi diet penurunan lemak yang tepat,” tuturnya.

Tak hanya itu, disarankan juga untuk mengurangi konsumsi makanan mengandung gula dan lemak trans yang dapat menambah berat badan dengan mudah.

“Disarankan untuk benar-benar menjauh dari gula dan lemak trans. Juga jangan terlalu memaksakan tubuh Anda dengan olahraga, secara bertahap saja tingkatkan intensitasnya,” pungkas Tarun Mittal.