Alasan Mal Tetap Buka meski Ada Aksi Massa, APPBI: Kalau Tutup Kesannya Makin Menakutkan
JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, mengatakan bahwa pusat perbelanjaan di seluruh daerah tetap beroperasi normal, meski sempat terjadi penutupan sementara di Atrium Senen. Hingga saat ini, tidak ada laporan mal lain yang menghentikan operasional sejak adanya aksi massa demonstrasi.
"Pusat perbelanjaan berusaha maksimal untuk bisa beroperasi normal seperti biasa dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Tapi, tentunya harus tetap mengedepankan faktor keamanan," ujar Alphonzus dihubungi VOI, Senin, 1 September.
Menurutnya, keberlangsungan operasional pusat belanja sangat penting agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah kondisi yang rawan. Penutupan mal, lanjut Alphonzus, justru dapat menimbulkan kesan menakutkan di tengah kondisi sosial yang belum stabil.
"Pusat perbelanjaan itu kan adalah fasilitas publik. Fasilitas publik yang melayani kebutuhan masyarakat. Jadi, masyarakat harus bisa mudah mendapatkan terutama kebutuhan pokok sehari-hari. Jadi, saya kira itu yang paling penting itu harus dijaga dalam situasi seperti ini. Jangan sampai masyarakat sulit mendapatkan kebutuhan pokok," katanya.
"Pusat perbelanjaan itu adalah salah satu fasilitas publik yang strategis sehingga harus bisa memberikan kesan aman. Karena kalau pusat perbelanjaannya tutup itu kan semakin kesannya menjadi semakin menakutkan bagi masyarakat. Jadi, saya kira itu yang harus dihindari," lanjut dia.
Baca juga:
Alphonzus menambahkan, meski dalam situasi tertentu pengelola mal bisa mengambil keputusan menutup sementara demi keamanan, secara prinsip APPBI mendorong seluruh anggotanya untuk tetap beroperasi normal.
APPBI bersama asosiasi ritel dan pemasok mengintensifkan koordinasi setiap hari untuk menjaga rantai pasok tetap aman. “Lonjakan pembelian ada, tapi relatif masih terkendali. Kami juga terus memastikan supply chain terjaga melalui rapat koordinasi hampir setiap hari dengan asosiasi ritel dan pemasok,” jelasnya.
APPBI juga meminta dukungan pemerintah untuk menjamin keamanan pasokan kebutuhan pokok agar distribusi tetap lancar.
“Dukungan pemerintah sangat penting, khususnya dalam menjaga rantai pasok agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjamin,” pungkasnya.