3 Orang Tewas Akibat Serangan Drone Ukraina yang Targetkan Pabrik Rudal Rusia
JAKARTA - Tiga orang tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina yang terjadi di wilayah Tula dan Nizhny Novgorod, Rusia.
Gubernur Tula Dmitry Milyaev menyebut dua orang tewas dan dua lainnya dirawat di rumah sakit menyusul serangan pada Minggu, 10 Agustus malam, di wilayah Tula yang berbatasan dengan wilayah Moskow di sebelah utara.
Dilaporkan juga satu orang tewas dan dua lainnya dirawat di rumah sakit menyusul serangan Ukraina yang menargetkan zona industri di wilayah Nizhny Novgorod di Rusia barat.
Seorang pejabat keamanan Ukraina mengatakan kepada Reuters, Ukraina menargetkan pabrik Rusia yang memproduksi komponen rudal di wilayah Nizhny Novgorod dalam serangan pesawat nirawak tersebut.
Setidaknya empat drone menyerang Pabrik Pembuatan Instrumen Arzamas, yang memproduksi sistem kendali dan komponen lain untuk rudal Kh-32 dan Kh-101 Rusia.
Unit pertahanan udara Rusia menghancurkan total 59 drone Ukraina dalam semalam, termasuk 12 di atas wilayah Tula, kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Kementerian hanya melaporkan berapa banyak pesawat nirawak yang ditembak jatuh oleh unitnya, bukan berapa banyak yang diluncurkan Ukraina.
Baca juga:
Tujuh drone ditembak jatuh dalam perjalanan ke ibu kota Rusia dalam semalam dan pada Senin pagi, kata Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin.
Kedua belah pihak membantah menargetkan warga sipil dalam serangan mereka di wilayah masing-masing. Meskipun demikian, ribuan warga sipil telah tewas dalam perang skala penuh yang dilancarkan Rusia di Ukraina pada Februari 2022.