Lahir sebagai Generasi Milenial, Intip 7 Potret Dea Ananda yang Tetap seperti ABG Bergelar Budhe
YOGYAKARTA – Anggota penyanyi cilik yang populer tahun 90-an, Trio Kwek-Kwek, dipuji warganet sebagai “Abege milenial bergelar budhe”. Budhe dalam bahasa Jawa dan beberapa dialek di Indonesia, berarti kakak dari ayah dan ibu. Bisa juga berarti akronim dari panggilan 'Ibu Dea'. Warnaget juga menganggap penampilan gaya Dea Ananda seperti Gen Z. Dea Ananda sendiri, termasuk generasi milenial karena lahir dalam rentang tahun antara 1981-1996. Ibu satu anak ini, saat ini berusia 39 tahun dan mengunggah momen apa saja yang menjadi karakter generasi milenial, penanda zaman ia lahir. Intip potret Dea Ananda berikut ini yang bercerita tentang apa-apa hal yang dilalui dan respons warganet.
Potret Dea Ananda di atas, diantarkan dengan kalimat “Your millennial friend”. Pengikut di media sosial Instagram akun @dea_ananda yang terverifikasi, memberikan komentar. Sebagai sesame generasi milenial, penggemarnya tentu mengidolai Trio Kwek Kwek yang beranggotakan tiga orang, bersama Alfandy dan Leony.
Mantan penyanyi cilik ini, tak begitu saja hengkang dari industri entertainment. Ia banyak membintangi film layar lebar, serial televisi, serial web, dan film televisi.
Sebagai generasi milenial, Dea menulis keterangan video reels dengan latar lagu 22 oleh Taylor Swift. Nukilan liriknya, menjadi sepotong kalimat pengantar video tersebut. Tulisnya, “Se-miserable2nya kita, tetap aja maju jalan terus pantang mundur… We are adaptable, resilient, and flexible! We are magical!!!!!”.
Kalimat pengakuan Dea Ananda sekaligus merepresentasikan apa yang dilakukan generasi milenial di atas, disetujui banyak warganet. Lewat komentar, salah satu warganet menulis “Setujuuuu *sambil masang koyo*”.
Potret di atas, juga termasuk hal yang mulai dialami generasi milenial saat ini. Penglihatan mulai nge-blur dalam jarak dekat. Ini menandai mata mengalami hipermeteropi atau rabun dekat dan dialami seiring bertambahnya usia.
Soal gaya berpenampilan, Dea Ananda kerap memakai outfit yang terkesan sporty dipadukan dengan sentuhan kasual dan sedikit retro. Seperti potret di atas, tas dan skirt menggambarkan gaya retro, sedangkan alas kaki dan kaos memakai sentuhan kasual dengan sepatu kets.
Dea Ananda kerap mengungga potret tentang gaya hidup hingga lagu yang lekat dengan generasi milenial. Seperti lagu MMMBop dari Hanson yang menggambarkan, dulu banyak punya relasi atau teman tetapi saat ini hanya satu atau dua yang masih bertahan. Lagu ini, menurut sejumlah warganet yang lahir sezaman, relate dengan Gen Y pada zaman digital saat ini.
Baca juga:
- 12 Tahun Menikah, Dea Ananda Ungkap Perjuangannya Menjalani Bayi Tabung
- Arti Nama Anak Pertama Dea Ananda dan Ariel Nidji, Sanne El Azhar
- Monita Tahalea akan Gelar Konser Bareng Ananda Badudu, Tiket Tersisa Dijual Hari Ini
- Film “Lyora: Penantian Buah Hati” Tampilkan Chemistry Marsha Timothy dan Darius Sinathrya di Trailer Resmi