Dinda Kanya Dewi Tak Kapok Beradegan Kesurupan: Aku suka!

JAKARTA - Pengalaman syuting film horor Kitab Sijjin dan Illiyyin tampaknya menyisakan kesan mendalam bagi para pemainnya. 

Yunita Siregar, Dinda Kanya Dewi, dan Kawai Labiba membagikan momen-momen ekstrem selama syuting, mulai dari dimasukkan ke dalam liang lahat, berhadapan dengan kelabang, hingga bersentuhan langsung dengan belatung.

"Kalau aku sih udah jelas ya, simulasi masa depan sekali aja, udah cukup buat aku mengetahui itu. Terima kasih aku udah kasih kesempatan itu. Tapi cukup udah deh kayaknya ditaruh di liang lahat dengan kain kafan itu kayaknya udah sekali aja. Makasih ya Allah," ungkap Yunita Siregar di kantor VOI, Selasa, 15 Juli.

Pengalaman Yunita yang diminta berbaring di dalam kubur lengkap dengan kain kafan tentu bukan hal yang bisa dianggap ringan. 

Sementara itu, lawan mainnya, Dinda Kanya Dewi, juga punya pengalaman menegangkan saat harus beradu akting dengan kelabang.

"Kalau aku syuting sama kelabang sih. Kayaknya aku lebih baik syuting sama manusia, sama serangga-serangga itu. Dia nggak bisa diatur," timpal Dinda Kanya Dewi.

"Itu cuma se-cempit, itu feel-nya cuma sekelebat itu, sekian detik cuman itu lumayan lama itu si kelabang-kelabang itu," lanjut Dinda menggambarkan pengalaman seramnya.

Meski begitu, Dinda justru mengaku menikmati adegan ekstrem lainnya, termasuk saat memerankan tokoh yang kerasukan.

"Tapi ya selebihnya semuanya aku mau mengulang. (Termasuk yang kesurupan) Oke, fine. Aku suka, aku suka, aku suka," tuturnya dengan semangat.

Sementara itu, Kawai Labiba pun tak kalah ekstrem pengalamannya. Ia bahkan bersentuhan langsung dengan belatung yang dijatuhkan ke tubuhnya dalam sebuah adegan.

"Mungkin agak mirip sih tapi kalau aku kan ingin belatung-belatung itu. Ada sih di trailer, jatuh tuh. Itu juga tangan aku yang beneran (kena belatungnya). 'Tahan ya Tika'. Iya disini sampai ke kaki gitu. Jatuh uget-uget gitu," tandas Kawai Labiba.