Aksi Pelajar Tawuran di Kampung Melayu, Wali Kota Jakarta Timur Minta Orang Tua Berikan Kegiatan Positif untuk Anak

JAKARTA - Aksi tawuran antar kelompok remaja yang terjadi kian masif di Jakarta Timur mendapat respon dari Pemkot Jakarta Timur. Aksi tawuran terakhir terjadi di Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Kami lakukan pengawasan akun tawuran di medsos kerjasama dengan unit siber," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin saat dikonfirmasi VOI, Jumat, 23 Mei 2025.

Dia mengklaim jika petugas gabungan dari Polres, TNI dan Satpol PP telah mengatasi tawuran sejak awal bulan Ramadhan hingga saat ini.

"Tawuran selama dua bulan sejak awal puasa hanya terjadi 3 kali, namun itupun sudah bisa dikendalikan oleh petugas gabungan Polres, TNI dan Satpol PP," ucapnya.

Selain itu, jajaran tiga pilar juga telah memberikan call center dengan nomor hotline 112 dan 110. Satpol PP juga kerap melakukan kegiatan goes tp school.

"Kita juga lakukan pemantauan melalui cctv pada lokasi rawan tawuran," ujarnya.

Selain itu, untuk mencegah tawuran susulan antar kelompok remaja, Munjirin mengimbau agar para orangtua memberikan kegiatan yang positif kepada anaknya.

"Warga Jaktim dihimbau bersatu membangun dan mengembangkan jaga ketertiban. Laporkan jika ada kerumunan malam hari atau kerumunan yang potensial tawuran ke petugas di 112," katanya.

Munjirin mengatakan, selain pemerintah, warga juga turut bertanggungjawab dalam menjaga keamanan dan ketenteraman lingkungan melalui pembangunan sistem komunikasi antar warga.

"Warga dengan petugas disarankan untuk mengoptimalkan kembali siskamling yang terhubung secara sistem security dgn call centre pemprov ataupun call centre kepolisian," katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi tawuran antar remaja kembali pecah di kawasan Flyover Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Dua kelompok remaja tersebut terlibat saling serang menggunakan berbagai senjata tajam.

Kejadian tawuran tersebut memancing perhatian pengendara yang melintas dan warga sekitar. Aksi tawuran itu pun direkam oleh kamera amatir warga dan viral di media sosial akun Instagram @Jakarta.terkini.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat dua kelompok warga saling serang menggunakan senjata tajam. Para pelaku tawuran terlihat dengan sadis berupaya melukai lawannya dengan sabetan senjata tajam.

Aksi ini menuai berbagai kritik dan cibiran dari netizen kepada aparat Kepolisian dan Gubernur DKI Jakarta terkait semakin maraknya aksi tawuran remaja di Jakarta.