Cara Unik Claresta Taufan Dalami Dua Karakter di Film Godaan Setan yang Terkutuk

JAKARTA - Aktris Claresta Taufan mengungkap tantangan unik saat memerankan dua karakter dalam film horor terbarunya, Godaan Setan yang Terkutuk yang merupakan kolaborasi dari rumah produksi Maxima Pictures, Sinergi Pictures, VLP Indonesia, dan Ben Film

Dalam film tersebut, Claresta tak hanya memainkan tokoh manusia bernama Ratna, tetapi juga sosok mengerikan—setan itu sendiri. 

Pengalaman ini pun membawanya pada proses pendalaman peran yang tak biasa, termasuk lewat medium seni lukis.

"Di film ini aku memerankan dua karakter yang dimana jadi Ratna dan setan itu sendiri. Yang dimana kalau untuk reset yang Ratna mungkin kerasukan, aku bisa nanya ke orang yang sudah berpengalaman," ujar Claresta Taufan saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Mei.

Namun, ketika harus mendalami karakter sebagai setan, Claresta mengaku sempat kebingungan. Tak ada referensi langsung yang bisa ditanyakan atau ditiru.

Ia pun mengandalkan kreativitas dan kepekaan artistiknya sebagai seorang pelukis.

"Cuman ketika aku jadi setan, aku nggak tau nanya ke siapa. Jadi aku break segala macamnya ya si setan ini tadi dan karena emang abstrak sekali kebetulan aku suka lukis dan aku mencoba mencari rasanya, bentuknya, dan namanya si setan ini lewat lukisan canvas," ungkapnya.

Lukisan tersebut menjadi media Claresta dalam menyalurkan intuisi dan imajinasi soal karakter supranatural yang dimainkannya. 

Dari situ, ia merangkai gestur, emosi, hingga motivasi si setan yang dalam cerita memang punya niat jahat terhadap keluarga salah satu karakter utama.

"Kebetulan setelah jadi, nah ini nih tujuannya untuk menggangu kan udah pasti mengganggu keluarganya mas Donny (Pak Ahmad), itu sih yang dilakukan kurang lebih untuk mencari rasanya, bentuknya ya itu lewat lukisan," pungkas Claresta.

Film Godaan Setan yang Terkutuk direncanakan tayang 15 Mei mendatang. Selain Claresta Taufan, film ini  oleh Poppy Sovia, Donny Alamsyah, Azela Putri, Aline Fauziah, Jefan Nathanio dan Aden Bajaj.