Rusia-Ukraina Masih Saling Serang, Kesepakatan Damai Impian Trump Masih Jauh Panggang dari Api

JAKARTA - Kremlin mengatakan belum ada garis besar yang jelas mengenai potensi kesepakatan AS-Rusia terkait Ukraina, tetapi kemauan politik untuk bergerak ke arah kesepakatan sudah ada. Impian Presiden AS Donald Trump agar perang berakhir nampaknya masih jauh panggang dari api.

Dalam panggilan telepon dengan wartawan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kontak dengan AS positif dan bermanfaat, tetapi Moskow tidak akan memberikan kemungkinan jadwal penyelesaian damai.

"Belum ada garis besar yang jelas mengenai kesepakatan apa pun, tetapi ada kemauan politik untuk bergerak menuju kesepakatan. Dan saya ulangi sekali lagi, kami sangat menghargai kontak yang konstruktif dan bermakna yang telah kami jalin (dengan AS),” ujar Peskov dilansir Reuters, Selasa, 15 April.

Ukraina dan beberapa sekutunya di Eropa mengatakan Rusia tidak serius ingin mengakhiri konflik dan menuduhnya mengulur-ulur waktu perundingan dengan AS.

 

Rusia mengatakan masalah ini rumit dan oleh karena itu tidak mengherankan butuh waktu untuk menemukan solusi jangka panjang.

"Meskipun demikian, tentu saja kami berharap yang terbaik, bahwa pekerjaan ini akan membuahkan hasil positif. Kami tidak akan mengatakan secara pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan," kata Peskov.