Indosat Jadi Perusahaan Pertama di Asia Pasifik yang Adopsi Teknologi Agentspace Google Cloud
JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison menjadi perusahaan pertama di Asia Pasifik yang mengadopsi Agentspace, solusi agen canggih berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang diluncurkan Google Cloud akhir tahun lalu.
Selain menjadi yang pertama di Asia Tenggara, Indosat juga menjadi perusahaan pertama yang mengadopsi teknologi tersebut di Indonesia. Dengan mengadopsi Agentspace, karyawan Indosat akan terbantu dalam menganalisis data dan membuat keputusan penting.
Vikram Sinha, President Director and CEO of Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa tujuan mereka sangat jelas dengan mengadopsi agen AI tersebut. Vikram ingin memperkuat bisnisnya dengan tetap memberdayakan ribuan karyawannya di Indonesia.
"Google Agentspace menjadi asisten bertenaga AI yang membuat pekerjaan lebih efisien dan berdampak. Solusi ini memungkinkan pencarian informasi lintas data perusahaan secara mulus, serta penyederhanaan tugas melalui perintah berbasis bahasa alami," kata Vikram dalam keterangan yang VOI terima.
Pimpinan Indosat itu pun menjelaskan bahwa mereka ingin meningkatkan kinerja perusahaannya dari berbagai aspek. Vikram ingin menyederhanakan operasional, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, hingga mendorong efisiensi layanannya.
Baca juga:
- Google Tambahkan Generator Meme Berbasis AI di Gboard, tetapi Kualitasnya Buruk
- Kacamata Android XR Prototipe Google Akan Dirilis oleh Samsung pada 2026
- Jelang Peralihan Gemini, Google Assistant Hilang dari Aplikasi Google
- Indosat Catat Kenaikan Trafik Persen Hingga 21 Persen Selama Periode Idulfitri 2025
Dalam acara Google Cloud Next '25 yang diadakan beberapa waktu lalu di Las Vegas, Agentspace menjadi salah satu teknologi yang disorot. Google telah meningkatkan fitur agen tersebut menggunakan model dasar terbaru sehingga kemampuannya menjadi jauh lebih baik.
Google percaya bahwa peningkatan ini akan menjadi lompatan besar bagi agen AI. Teknologi ini akan lebih unggul dibandingkan teknologi otomatisasi atau chatbot konvensional karena mampu menangani alur kerja yang lebih kompleks, mulai dari perencanaan hingga riset.
“Google Agentspace memungkinkan setiap karyawan mengakses agent khusus yang terhubung dengan berbagai sistem perusahaan. Dengan demikian, agent dapat diintegrasikan dengan mudah ke dalam alur kerja dan prioritas masing-masing. Inilah kekuatan yang kami hadirkan untuk Indosat," kata Karan Bajwa, President Asia Pacific Google Cloud.