Insiden WNA Mengamuk di Bali, Pemda Didesak Perketat Pengawasan Turis
DENPASAR – Seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat berinisial MCM membuat kehebohan di sebuah klinik di Bali setelah mengamuk dan merusak fasilitas, Sabtu 12 April. Aksinya terekam kamera dan viral di media sosial.
Peristiwa terjadi di Nusa Medika Klinik Pratama, yang berlokasi di Jalan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, MCM datang ke klinik bersama seorang rekannya sesama WNA dalam kondisi tak sadarkan diri.
"Karena masih dalam keadaan tidak sadar, dokter dan perawat belum bisa melakukan pemeriksaan," jelas Sukadi dalam keterangannya, Senin (14/4).
Beberapa saat kemudian, MCM tersadar. Namun, ketika temannya mencoba memeluknya, ia justru merespons dengan kekerasan dan memukul temannya sendiri. Perkelahian pun terjadi di ruang pemeriksaan.
Upaya petugas medis dan staf klinik untuk menenangkan MCM tidak berhasil. Ia justru semakin agresif, merusak berbagai fasilitas seperti lemari dan tirai.
“Karena tindakannya mulai membahayakan pasien lain, pihak klinik segera menghubungi linmas desa dan polisi,” lanjut Sukadi.
Saat diamankan, MCM hanya mengenakan celana abu-abu dan masih terus berulah. Polisi yang datang ke lokasi akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan membawa MCM ke Polsek Kuta Selatan untuk dimintai keterangan.
Setelah ditenangkan, MCM mengakui kesalahannya dan menyatakan bersedia mengganti semua kerusakan yang ditimbulkan.
Baca juga:
"Permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku bersedia menanggung seluruh biaya kerusakan di Klinik Nusa Medika," ujar Sukadi.
Insiden ini kembali menyorot perilaku turis asing yang meresahkan di Bali. Pemerintah daerah diimbau untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas WNA selama berada di Indonesia.