Calon Pemimpin NASA Ungkap Ambisinya untuk Mendaratkan Astronot di Mars

JAKARTA – Jared Isaacman, calon pemimpin NASA, ternyata memiliki misi ambisius ke Mars. Rencana ini disampaikan oleh Isaacman selama menghadiri sidang pencalonannya di hadapan Komite Senat pada 9 April. 

Dalam sidang tersebut, orang yang diajukan Presiden AS, Donald Trump, itu mengatakan bahwa ia ingin mendaratkan astronot di Planet Merah. Jika hal ini tercapai, Amerika akan menjadi negara pertama yang mendaratkan manusia di Mars, persis seperti rekor di Bulan. 

"Astronot Amerika akan memimpin jalan menuju 'dataran tinggi' di luar angkasa. Seperti yang dinyatakan presiden, kami akan memprioritaskan pengiriman astronot Amerika ke Mars," kata Isaacman di hadapan Komite Perdagangan, Sains, dan Transportasi, dikutip dari Space

Ketika menyampaikan rencana tersebut, Senator Ted Cruz yang menjadi Kepala Komite Perdagangan, Sains, dan Transportasi memperingatkan Isaacman untuk tetap berada di jalurnya. Misi Artemis yang diinisiasi NASA harus tetap memprioritaskan Bulan. 

Lembaga antariksa itu harus mendaratkan manusia di Bulan sebelum menjelajahi Mars secara langsung. Dengan begitu, mereka tidak akan tertinggal dari China. Saat diperingatkan Cruz, Isaacman setuju dan mengaku akan tetap mengikuti jalur awal Misi Artemis. 

"Kami dapat memetakan jalur menuju Mars sesuai dengan visi Presiden (Trump) untuk kembali ke bulan sebelum China dapat sampai di sana dan memahami ekonomi luar angkasa serta melakukan hal-hal lainnya," ungkap Isaacman. 

Miliarder itu pun menegaskan bahwa ia tidak akan membatalkan gateway atau aspek Artemis lainnya selama memimpin NASA. Artinya, NASA masih bergantung pada roket Space Launch System (SLS) dan kapsul awak yang diberi nama Orion untuk mengorbit Bulan. 

"Saya yakin ini adalah cara terbaik dan tercepat untuk sampai ke sana," ujar Isaacman. "Saya tidak berpikir ini adalah cara jangka panjang untuk pergi ke dan dari bulan dan ke Mars dengan frekuensi tinggi."