Kesepakatan Mineral Ukraina Dibahas di Washington Besok, Kyiv Tak Ingin Negosiasi yang Merugikan

JAKARTA - Wakil Perdana Menteri Ukraina Olha Stefanishyna mengatakan konsultasi teknis antara AS dan Ukraina mengenai kesepakatan mineral akan digelar di Washington pada Jumat.

Presiden AS Donald Trump tengah mengupayakan kesepakatan mineral bilateral sebagai bagian dari upaya perdamaian untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

Trump juga melihatnya sebagai cara untuk mendapatkan kembali miliaran dolar yang dihabiskan untuk bantuan militer ke Kyiv, meskipun bantuan tersebut bukan pinjaman.

Berbicara kepada wartawan di Brussels, Stefanishyna mengatakan tim AS dan Ukraina akan bertemu pada Jumat, 11 April dan menyuarakan pendirian Kyiv, setiap kesepakatan potensial tidak akan berbenturan dengan kewajiban yang terkait dengan bantuan dari Uni Eropa atau Dana Moneter Internasional.

"Tidak ada yang dapat dinegosiasikan dengan Ukraina dengan cara yang akan merusak komitmen dan kewajiban yang dimiliki Ukraina, termasuk yang bersifat finansial," katanya dilansir Reuters, Kamis, 10 April.

 

"Ini adalah sesuatu yang tidak tunduk pada format negosiasi apa pun,” sambungnya.

Pemerintah Trump telah mengajukan draf yang lebih luas untuk kesepakatan tersebut, merevisi proposal aslinya, dan bertujuan untuk mendapatkan akses istimewa ke kekayaan bawah tanah Ukraina.

Kyiv telah mengalokasikan $2,7 juta untuk layanan konsultasi "untuk melindungi kepentingan nasional Ukraina dan merumuskan posisi Ukraina", menurut dokumen pemerintah tertanggal 8 April.