Dapat Suntikan Dana Senilai Rp16,6 Triliun, Bulog Bakal Serap 3 Juta Ton Beras

JAKARTA - Perum Bulog telah menerima anggaran Rp16,6 triliun dari pemerintah. Suntikan dana segar tersebut akan digunakan untuk membiayai penyerapan 3 juta ton beras di musim panen raya April 2025.

Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq mengungkapkan bahwa anggaran tersebut sudah cair sejak pertengahan bulan ini.

“Sudah (anggaran Rp 16,6 Triliun), dananya sudah cair tanggal 10 Maret,” kata Marga kepada wartawan, Jumat, 28 Maret 2025.

Marga mengatakan dana tersebut akan digunakan Bulog untuk menyerap 3 juta ton beras di puncak panen raya. Dalam proses penyerapan nanti, Bulog akan langsung membayar beras yang diserap dari petani.

“Pokoknya dananya sudah siap, jadi kita dengan petani, cash and carry, bayar di sawah kan gitu ya Rp6.500 per kilogram (kg),” tutur Marga.

Sekadar informasi, saat ini penyerapan beras yang dilakukan Bulog telah mencapai 600.000 ton. Sementara total stok cadangan beras pemerintah (CBP) telah mencapai 2,2 juta ton.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan menyuntikkan anggaran sebesar Rp16,6 triliun dana investasi untuk Perum Bulog.

Sri Mulyani bilang Dana tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk membeli gabah atau beras petani hasil produksi dalam negeri dan meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP).

Adapun langkah ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Investasi Pemerintah pada Perum Bulog dalam pengadaan Cadangan Beras Pemerintah. Beleid tersebut mulai berlaku pada saat diundangkan tanggal 6 Maret 2025.

“Kementerian Keuangan telah menerbitkan PMK No.19/2025 dengan menunjuk Perum Bulog sebagai pengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Rp16,6 triliub dari APBN #UangKita dalam bentuk investasi ke Bulog untuk membeli beras/gabah dari petani dalam negeri pada tingkat harga yang telah ditetapkan sekaligus untuk menjaga CBP,” tulis Sri Mulyani dikutip dari sosial media Instagram @smindrawati, Jumat, 28 Maret.