Sublime Persiapkan Album Pertama Sejak 1996 dengan Bantuan Travis Barker
JAKARTA - Band ska punk asal California, Sublime akan melanjutkan comeback-nya dengan merencanakan perilisan album baru.
Seperti diketahui, Sublime – dengan formasi Bradley Nowell, Eric Wilson, dan Bud Gaugh – debut dengan album “40oz. to Freedom” (1992), yang kemudian dilanjutkan dengan album “Robbin’ the Hood” (1994) dan “Sublime” (1996).
Trio ini memutuskan non-aktif setelah sang frontman, Bradley Nowell meninggal dunia karena overdosis pada 25 Mei 1996. Dua puluh tujuh tahun berselang, Sublime kembali aktif berkat putra mendiang Bradley, Jakob Nowell, yang menjadi motor penggerak.
Sejak tahun 2023, Sublime kembali ke panggung musik. Mereka juga tampil di panggung musik besar di tahun 2024, seperti Coachella Valley Music and Arts Festival.
Baca juga:
Tidak hanya itu, Sublime yang telah direformasi juga mengeluarkan single "Feels Like That” pada Mei 2024, dengan menampilkan Stick Figure bersama vokal dari Bradley dan Jakob Nowell. Melanjutkan reformasi tersebut, Jakob menuturkan, Sublime sudah kembali ke studio untuk mengerjakan rekaman baru.
Putra mendiang Bradley ity mengatakan, dirinya menghabiskan waktu selama sepekan untuk bekerjasama dengan drummer Blink-182, Travis Barker dan produser John Feldmann untuk menulis lagu-lagu untuk album baru.
“Travis adalah penggemar lama dan ahli katalog Sublime,” kata Jakob Nowell, mengutip Rolling Stone, Jumat, 28 Maret.
Personel lain sekaligus pendiri Sublime, Eric Wilson dan Bud Gaugh, juga akan segera bergabung untuk menjalani sesi rekaman.
“Sekarang, mereka juga merasa seperti anggota keluarga. Ada perasaan dari semua orang bahwa apa yang kami lakukan di sini adalah sesuatu yang bersifat generasional dan istimewa pada tingkat emosional, spiritual, dan kekeluargaan,” tambah Jakob.
Di sisi lain, Travis Barker mencatatkan bahwa proyek kali ini menjadi sangat istimewa, dengan semangat mendiang Bradley Nowell masih hadir dalam band tersebut.
“Bradley hadir melalui putranya, Jakob. Setiap hari terasa dingin di studio, saat ia bernyanyi dan bermain gitar,” ujar sang drumer.
Berkaitan dengan tanggapan sinis beberapa penggemar terhadap album baru Sublime, Jakob menyatakan bahwa rencananya bukanlah untuk membuat versi band yang lebih modern.
“Tidak, (album ini) hanya sekadar rasa respek dan penghormatan yang kuat terhadap karya-karya Sublime,” pungkas Jakob Nowell.