Prabowo: Harga Saham Boleh Naik Turun, Kondisi Pangan Aman
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pidato sebelum Sidang Kabinet Paripurna terkait persiapan jelang Idulfitri 1446 Hijrah di Istana Negara.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan, jika kondisi pangan RI berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Prabowo sempat khawatir dengan keamanan pangan serta kegiatan impor pangan.
Dirinya mengaku produksi pangan tahun ini terbilang cukup baik.
Apalagi, kata dia, harga pangan di pasar cukup terkendali meski harga cabai rawit masih tinggi.
"Saya mau berterima kasih kepada semua pihak yang bekerja di bidang pangan danpertanian yang mendorong hal ini. Pangan adalah yang paling utama. Harga saham boleh naik turun, pangan aman, negara aman. Hehehe," ujar Prabowo, Jumat, 21 Maret.
Ia melanjutkan, dengan tingginya harga cabai rawit, Prabowo mengimbau masyarakat untuk mengurangi konsumsi makanan pedas.
Prabowo kemudian membandingkan dirinya yang doyan makan pedas di masa muda, namun kini dilarang oleh dokter.
Pada kesempatan yang sama Prabowo juga menyampaikan rasa bangganya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 38 provinsi di Indonesia dengan 2 juta penerima manfaat.
Kendati demikian Prabowo mengaku belum memuaskan.
"Tapi saya mengerti Kepala Badan Gizi Nasioanl sudah bekerja dengan seluruh jajaran. Ini sudah paling cepat yang bisa kita laksanakan. Dalam 3 bulan mencapai 3 juta penerima manfaat," lanjut dia.
Baca juga:
Prabowo juga mengaku masih menerima banyak keluhan masyarakat ketika melakukan kunjungan kerja.
Keluhan tersebut paling banyak datang dari masyarakat yang anaknya belum tersentuh program MGB.
"Mohon bersabar. Tapi saya minta Kepala BGN dan seluruh jajaran berpikir inovatif dan kreatif. Bagaimana kalau kita percepat. Apa pakai sistem hibrida? Karena kasian rakyat kita sangat membutuhkan dan mengharapkan," tandas Prabowo.