Pesta Tujuh Gol, Arsenal ke Perempat Final Liga Champions Usai Hancurkan PSV Eindhoven

JAKARTA - Arsenal selangkah lagi ke perempat final usai menghancurkan PSV Eindhoven 7-1 di pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Philips, Rabu, 5 Maret 2025 dini hari WIB.

Arsenal boleh saja terkendala di Premier League Inggris. Harapan meraih titel di kompetisi domestik terancam pupus setelah dua kali kehilangan poin saat kalah 1-0 lawan West Ham United dan kemudian ditahan Nottingham Forest 1-1.

Gagal di Liga Premier, Arsenal malah mengamuk di Liga Champions. Saat menyambangi markas PSV, The Gunners menghabisi tim Eredivisie Belanda ini. Tidak tanggung-tanggung, Arsenal langsung unggul tiga gol di babak pertama.

Mereka akhirnya meraih kemenangan telak 7-1. Keberhasilan menang dengan skor telak menjadikan peluang Arsenal lolos ke perempat final sangat terbuka. Atau Arsenal sepertinya sudah memastikan tiket itu dalam genggaman.

Pasalnya, laga kedua di kandang Arsenal di Stadion Emirates, Kamis, 3 Maret 2025 dini hari WIB, menjadi tak lebih dari formalitas. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk menyingkirkan PSV. Sebaliknya tim yang saat ini menduduki peringkat dua klasemen Eredivisie ini butuh keajaiban untuk menyingkirkan Arsenal.

PSV Sempat Menguasai, Arsenal Mendominasi

Di pertandingan itu, PSV yang menyingkirkan Juventus di playoff Liga Champions hanya memberi perlawanan pada menit-menit awal. Arsenal tak butuh waktu lama untuk menguasai permainan. Bahkan di menit 12, gelandang Declan Rice sempat membobol gawang tuan rumah. Hanya gol itu dianulir karena dia dalam posisi offside.

Namun tak lama kemudian Rice tak melakukan kesalahan saat memberikan assist kepada bek Jurrien Timber. Di menit 18, Timber memenangkan duel udara dengan pemain depan Noa Lang dan menyundul bola yang meluncur deras ke gawang PSV.

Unggul 1-0 menjadikan Arsenal kian agresif menekan pertahanan PSV. Usaha tim asuhan Mikel Arteta memang tak sia-sia. Mereka hanya butuh tiga menit untuk memperbesar keunggulan saat pemain muda Ethan Nwaneri mengubah skor menjadi 2-0. Pemain sayap yang masih berusia 17 ini menyelesaikan assist Myles Lewis-Skelly untuk menaklukkan kiper Walter Benitez.

Arsenal sudah tidak terbendung. Apalagi, mereka tetap menunjukkan dominasi dan unggul ball possession sehingga aliran bola selalu berada di kaki pemain Arsenal. Di menit 31, gelandang Mikel Merino memantapkan keunggulan menjadi 3-0.

Dirinya memanfaatkan kesalahan pemain PSV untuk mencetak gol. Wasit sempat meninjau gol itu lewat VAR terkait kemungkinan ada pelanggaran. Hasilnya, tidak ada pelanggaran dan gol itu tetap sah.

PSV akhirnya berhasil mengatasi kebuntuan untuk memperkecil ketinggalan dari titik penalti menjelang babak pertama usai. Penalti diberikan setelah gelandang Thomas Partey melakukan pelanggaran terhadap striker Luuk de Jong di area terlarang.

Wasit Gil Manzano menunjuk titik putih. Eksekusi penalti dilakukan sendiri De Jong dan berhasil menaklukkan kiper David Raya. Skor berubah 3-1 dan bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Arsenal langsung menggebrak. Meski sudah unggul tiga gol, mereka tetap bermain ofensif yang menjadkan tim asuhan Peter Bosz kelabakan. Tak heran saat pertandingan baru berjalan tiga menit, gawang Benitez sudah kebobolan.

Kapten Martin Odegaard berhasil memanfaatkan bola liar untuk memperbesar keunggulan menjadi 4-1. Gol itu sekaligus mematikan PSV sekaligus memastikan Arsenal meraih kemenangan.

Apalagi hanya berselang satu menit, gawang PSV sudah kebobolan lagi. Kali ini, pemain depan Leandro Trossard mencatatkan nama di papan skor. Dirinya menyelesaikan assist dari Riccardo Calafiori untuk mengubah skor menjadi 5-1.

Arsenal masih belum puas dengan lima gol itu. Apalagi, PSV sudah tidak memberi perlawanan berarti. Odegaard kemudian mencetak brace setelah menuntaskan umpan dari Mikel Merino di menit 73.

Selanjutnya, Odegaard memberi assist yang diselesaikan Calafiori. Gol yang tercipta di menit 85 pun membawa Arsenal unggul 7-1. Ini menjadi gol terakhir Arsenal. Namun PSV pun tak bisa menambah gol sehingga skor itu bertahan hingga laga usai.