Taliban Perintahkan LSM di Afghanistan Berhenti Mempekerjakan Perempuan
JAKARTA - Taliban menegaskan bakal menutup operasional lembaga nonpemerintah nasional dan asing atau LSM di Afghanistan yang mempekerjakan perempuan.
Mengutip AP, Senin 30 Desemeber, perintah Taliban ini setelah imbauan disampaikan sejak dua tahun terakhir.
"Jika tidak ada kerja sama, semua kegiatan lembaga tersebut akan dibatalkan dan izin kegiatan lembaga tersebut, yang diberikan oleh kementerian, juga akan dibatalkan," demikian pernyataan Taliban yang disampaikan Kementerian Ekonomi Afghanistan.
Perintah itu diterbitkan dalam surat pada Minggu 29 Desember malam waktu setempat. Kementerian Ekonomi Afghanistan memperingatkan LSM yang tetap mempekerjakan perempuan bakal ditarik izin operasionalnya.
Kementerian Ekonomi mengatakan tanggung jawab atas pendaftaran, koordinasi, kepemimpinan, dan pengawasan semua kegiatan yang dilakukan LSM nasional dan asing ada di pihaknya.
Taliban telah melarang perempuan dari banyak jenis pekerjaan dan sebagian besar di ruang publik. Mereka juga melarang perempuan mengenyam pendidikan melebihi kelas enam.
Baca juga:
- 18 Anggota Polri Pemeras Penonton DWP Bakal Disidang Etik Pekan Ini
- Korsel Analisis Sistem Rawat Boeing 737-800 Buntut Kecelakaan Jeju Air Tewaskan 179 Orang
- Soal Pelaporan Rieke Diah Pitaloka ke MKD, PDIP Sebut Bakal Pengaruhi Sikap Kritis Anggota DPR
- Gagal Palak Pengendara Mobil, Oknum Anak Punk di Bandung Pecahkan Kaca Kendaraan Ditangkap