Rupiah Senin Menguat Tipis ke Level Rp16.413 per Dolar AS

JAKARTA - Rupiah mengawali pekan ini dengan positif. Rupiah Senin 6 April di pasar spot ditutup menguat 0,11 persen level Rp 16.413 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sepanjang hari ini sebenarnya rupiah berada di zona merah, dan baru berbalik arah beberapa saat sebelum penutupan.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, sentimen positif terhadap aset berisiko terus bertahan di sepanjang perdagangan.

"Melambatnya penambahan jumlah kematian dan kasus positif karena virus corona atau COVID-19  seperti di AS dan Eropa mendorong sentimen positif tersebut," jelas Ariston kepada VOI.

Indeks saham seperti Hangseng, Nikkei, Kospi dan IDX serta indeks saham Eropa terlihat positif hingga sore ini.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan. Hingga pukul 15.00 WIB, baht Thailand masih menjadi mata uang dengan penguatan tertinggi setelah menguat 0,38 persen terhadap dolar AS.

Menyusul berikutnya adalah dolar Singapura yang naik 0,33 persen. Kemudian ada dolar Taiwan yang naik 0,27 persen. Lalu, won Korea Selatan juga berhasil terapresiasi 0,16 persen.

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,59 persen. Ringgit Malaysia menyusul di belakangnya setelah melemah 0,24 persen.

Selanjutnya ada peso Filipina dan dolar Hong Kong yang masing-masing melemah 0,06 persen dan 0,01 persen.