Rusia Minta Warganya Tak Bepergian ke Amerika Selama Musim Libur Natal-Tahun Baru

JAKARTA - Rusia  mengatakan hubungan dengan Washington kian memburuk. Karenanya warga Rusia tidak boleh mengunjungi Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara Uni Eropa dalam beberapa pekan mendatang karena berisiko "diburu" oleh otoritas AS.

Para diplomat Rusia dan AS mengatakan hubungan mereka lebih buruk dibandingkan masa-masa sebelumnya sejak Krisis Rudal Kuba tahun 1962, ketika kedua negara adidaya Perang Dingin hampir terjadinya perang nuklir yang disengaja, akibat konfrontasi mengenai perang Ukraina.

“Dalam konteks meningkatnya konfrontasi dalam hubungan Rusia-Amerika, yang berada di ambang perpecahan karena kesalahan Washington, perjalanan ke Amerika Serikat secara pribadi atau karena keperluan resmi penuh dengan risiko yang serius,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dilansir Reuters, Rabu, 11 Desember.

“Kami mendesak Anda untuk terus menahan diri melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya, termasuk Kanada dengan beberapa pengecualian, juga negara-negara Uni Eropa selama liburan ini,” katanya.

Baik Moskow maupun Washington mengatakan warga negara mereka telah dipnejara secara tidak sah dan diplomat mereka semakin dilecehkan seiring memburuknya hubungan mereka, meskipun keduanya mempertahankan keyakinan mereka berdasarkan sistem peradilan mereka sendiri.

Beberapa orang Rusia dipenjara di Amerika Serikat dan puluhan warga negara Amerika dipenjara di Rusia karena terbukti melakukan berbagai kejahatan mulai dari spionase hingga hooliganisme – bahkan setelah konflik terbesar Rusia-AS. pertukaran tahanan sejak Perang Dingin.

“Warga negara kami telah menjadi sasaran perburuan oleh pihak berwenang Amerika dan layanan khusus AS,” kata Zakharova, tanpa menjelaskan lebih lanjut.