Rayakan Hari Bumi, LG Berkomitmen dalam Melawan Polusi Plastik

 

JAKARTA – LG menyoroti tema Hari Bumi tahun ini, yaitu Planet vs Plastik. Menurut LG, tema ini dipilih sebagai bentuk sorotan bahwa Bumi sedang berupaya mengatasi polusi plastik, masalah yang diperhatikan juga oleh LG.

Perusahaan elektronik asal Korea Selatan itu mengatakan bahwa LG terlibat langsung dalam membantu kesejahteraan manusia dan Bumi. LG memiliki berbagai macam inisiatif, salah satunya mengurangi penggunaan plastik di produk buatan mereka.

"(LG) mengurangi penggunaan plastik dibarengi dengan upaya intensif untuk mengembangkan solusi produk dan menerapkan strategi siklus hidup yang memberdayakan pengguna untuk berperan lebih aktif dalam membawa perubahan," kata LG, dikutip dari blog perusahaan.

Dengan tindakan tersebut, LG berkomitmen dalam mendorong masa depan yang berkelanjutan. Perusahaan itu yakin bahwa fokus mereka dalam mengurangi plastik akan meningkatkan kesejahteraan individu dan komunitas di seluruh dunia.

Upaya memitigasi polusi plastik terlihat mesin cuci terbaru LG yang dilengkapi sistem Perawatan Mikroplastik. Sistem ini akan, "meminimalkan gesekan kain, memberikan pembersihan yang lembut, sekaligus mengurangi penumpahan mikroplastik hingga 60 persen."

Inisiatif berikutnya dalam mengurangi sampah plastik adalah program daur ulang untuk peralatan bekas milik LG. Peralatan rumah tangga merupakan penyumbang sampah plastik terbesar sehingga LG meluncurkan inisiatif tersebut.

"LG telah menerapkan program sirkulasi sumber daya yang kini mencakup 52 negara, dengan LG Recycling Center di Korea Selatan memainkan peran sentralnya." Seluruh perangkat yang didaur ulang akan menjadi perangkat yang baru.

LG menyortir berbagai bahan mentah seperti besi, tembaga, aluminium, dan plastik. Berbagai bahan ini diekstrasi dan dilahirkan kembali. Beberapa perangkat yang tercipta dari program ini adalah LG Styler ShoeCase dan ShoeCare, LG PuriCare AeroFurniture, dan LG tiiun mini.

Setiap tahunnya, LG memulihkan puluhan ribu sampah elektronik dan saat ini telah mengumpulkan hampir 4 juta ton. Program ini terus digencarkan untuk meningkatkan tingkat daur ulang sampah, melindungi lingkungan, dan mendukung keberlanjutan.